Tautan-tautan Akses

Pasukan keamanan di Afghanistan timur telah melancarkan operasi pencarian untuk menemukan dua orang diplomat Pakistan yang hilang ketika pulang ke Pakistan melalui jalan darat hari Jumat.

Para diplomat itu ditempatkan di konsulat di Jalalabad, ibukota provinsi Nangarhar, yang berbatasan dengan Pakistan, kata pejabat hari Minggu.

Juru bicara pemerintah provinsi, Attahullah Khogyani, ketika dihubungi VOA mengukuhkan penyelidikan sedang berlangsung mengenai insiden yang dicurigai penculikan itu, tetapi tidak mengatakan adanya kemajuan.

Di Pakistan, juru bicara kementerian luar negeri, Nafees Zakaria, mengatakan pemerintah sedang berkomunikasi dengan erat dengan Kabul untuk menemukan segera dan dengan selamat staff diplomatiknya.

"Pihak berwenang Afghanistan telah memberitahu bahwa semua usaha dilakukan untuk menyelidiki insiden itu dan tiga kelompok penyelidikan yang berbeda telah dikerahkan untuk memastikan penemuan dengan selamat para dipomat itu," kata Nafees Zakaria.

Ia tidak mau berspekulasi siapa yang mungkin mendalangi penculikan tersebut tetapi mengatakan "Pakistan telah mendesak pemerintah Afghanistan agar menyeret ke pengadilan para pelaku kejahatan yang keji ini."

Belum ada yang mengaku bertanggung-jawab.

Sekalipun pemberontak Taliban giat di beberapa daerah Nangarhar, para pengikut ISIS yang berbasis di Suriah juga telah meningkatkan kegiatan ektrimis di beberapa daerah provinsi itu.

Tetapi komplotan-komplotan penjahat juga beroperasi di daerah perbatasan Afghanistan yang rawan itu dan media setempat telah melaporkan peningkatan insiden penculikan untuk memperoleh uang tebusan.

Kedua diplomat itu hilang pada waktu ketika hubungan antara Pakistan dan Afghanistan telah memburuk karena saling menuduh mensponsori serangan teroris di wilayah lainnya. [gp]

XS
SM
MD
LG