Tautan-tautan Akses

AS

Di Balik Layar, Ibu Negara Bisa Beri Pengaruh yang Kuat


Ibu negara Amerika, Jill Biden

Ibu negara adalah pekerjaan yang tidak bisa dilamar dan tidak bergaji. Meski tidak ada persyaratan khusus, orang berharap ibu negara adalah sosok yang hangat dan keibuan. Di balik layar, ibu negara bisa memiliki pengaruh politik yang signifikan. Jill Biden, yang menyandang gelar doktor dalam bidang pendidikan, memperluas persepsi tentang peran ibu negara.

Ibu negara terbaru Amerika, Jill Biden, melanggar tradisi. Ia menjadi orang pertama, sebagai istri presiden, yang tetap bekerja di luar Gedung Putih.

Jill Biden, yang memiliki gelar doktor dalam bidang pendidikan, adalah profesor bahasa Inggris di perguruan tinggi komunitas di dekat Washington. Walaupun menyandang status Ibu Negara, ia memutuskan mempertahankan pekerjaannya tersebut.

Apa yang terjadi pada Jill Biden membuat banyak orang kembali menelaah kisah Ibu Negara Amerika sebelumnya, dan peran yang mereka mainkan sewaktu suaminya menjabat.

Eleanor Roosevelt, istri Presiden Franklin Roosevelt, dicemooh banyak orang karena menjadi aktivis. Sebagai ibu negara, ia mendesakkan hak-hak sipil universal dan program-program sosial. Tetapi, apa yang dilakukannya, menetapkan standar bagi ibu-ibu negara Amerika kemudian.

Sejak Jackie Kennedy aktif melestarikan benda-benda bersejarah pada tahun 1960-an, setiap ibu negara Amerika kemudian setidaknya melakukan satu proyek layanan masyarakat. Bidang yang digeluti biasanya berhubungan dengan perempuan seperti kesehatan, pencegahan narkoba dan berkebun.

Walaupun ibu negara sering dilihat sebagai simbol keibuan dari perempuan Amerika, sejarah menunjukkan, di balik layer, ibu negara bisa memiliki pengaruh yang cukup besar.

Percakapan pribadi antara suami dan istri itu, di Amerika disebut first couple, dampak berdampak besar bagi negara, menurut Kate Andersen Brower, peneliti sejarah kepresidenan Amerika. Ia mencontohkan Melania Trump yang mengarahkan suaminya memecat penasehat keamanan nasional; Nancy Reagan yang menentukan siapa yang diterima bekerja di Gedung Putih dan siapa yang dipecat; dan Hillary Clinton yang mengusulkan agar suaminya menunjuk Ruth Bader Ginsburg sebagai hakim agung.

“Jadi perempuan-perempuan ini sangat berkuasa. Menurut saya, mereka selalu diremehkan karena perempuan dalam masyarakat kita sering diremehkan," kata Kate Andersen Brower.

Brower menilai, masyarakat Amerika bergerak ke arah yang benar dengan Jill Biden sebagai perempuan pekerja. Biden bisa menjadi istri, pendukung, sekaligus perempuan yang kuat.

Walaupun Jill Biden mendefinisi ulang peran ibu negara, perubahan terbesar akan terjadi kalau perempuan terpilih sebagai presiden, dan pasangannya akan menjadi laki-laki pertama yang melakukan peran yang selama ini disandang ibu negara. [ka/jm]

Di Balik Layar, Ibu Negara Bisa Beri Pengaruh yang Kuat
mohon tunggu

No media source currently available

0:00 0:02:41 0:00


Lihat komentar (1)

Forum ini telah ditutup.
XS
SM
MD
LG