Tautan-tautan Akses

Delegasi Myanmar Tiba di Belanda untuk Sidang Rohingya


Penasihat Negara Myanmar Aung San Suu Kyi berangkat dari Bandara Udara Naypyidaw untuk menghadiri sidang di Mahkamah Internasional di Den Haag, Belanda, 8 Desember 2019.

Pemimpin Myanmar dan pemenang hadiah Nobel Aung San Suu Kyi beserta delegasi tiba di Belanda pada Minggu (8/12) untuk memberi pembelaan atas tuduhan genosida terhadap minoritas Muslim.

Delegasi Suu Kyi mendarat di bandara Schiphol, Amsterdam dan kemudian pergi naik taksi. Sidang akan diadakan di pengadilan tinggi PBB di Den Haag.

Berbagai unjuk rasa telah direncanakan sepanjang pekan depan. Sidang dijadwalkan berlangsung antara 10 sampai 12 Desember. Sejumlah pendukung Suu Kyi juga telah menuju ke Den Haag untuk menyemangatinya.

Gambia, sebuah negara kecil dengan penduduk mayoritas Muslim di Afrika Barat, mengajukan gugatan pada November. Gambia menuduh Myanmar yang mayoritas Buddha itu, melakukan genosida terhadap minoritas Muslim Rohingya. Genosida adalah kejahatan internasional paling serius.

Dalam sidang tiga hari, Gambia akan meminta panel hakim PBB beranggotakan 16 anggota di Mahkamah Pidana Internasional itu untuk memberlakukan "langkah-langkah sementara" untuk melindungi Rohingya, sebelumnya kasusnya digelar secara keseluruhan.

Lebih dari 730.000 warga Rohingya melarikan diri dari Myanmar pada 2017 setelah penindasan keras militer yang brutal. Menurut PBB, militer melakukan aksi itu dengan "tujuan genosida" dan termasuk pembunuhan massal dan perkosaan. [vm/ft]

XS
SM
MD
LG