Tautan-tautan Akses

AS

Daily Mail Selesaikan Gugatan Hukum Melania Trump


Ibu negara AS, Melania Trump (foto: dok).

Suratkabar The Daily Mail meminta maaf kepada ibu negara AS Melania Trump, Rabu (12/4), dan sepakat membayar ganti rugi yang jumlahnya dirahasiakan terkait artikel tahun 2016 yang menyebutkan tuduhan keliru bahwa biro model tempatnya dulu bekerja adalah agen jasa pertemanan.

Melania Trump mengajukan gugatan pencemaran nama baik Februari lalu, dan menuntut ganti rugi 150 juta dolar atas kerugian bisnis dan stres emosi yang ditimbulkan artikel itu. Gugatan itu mengatakan, artikel tersebuit merusak peluangnya meraih pendapatan jutaan dolar pada saat ia bisa menjadi perempuan yang kemungkinann paling banyak diprotet di dunia.

Artikel itu membahas tuduhan-tuduhan yang pertamakali muncul d sebuah buku dan sebuah majalah Slovenia. Yang menurut para pengacara Melania Trump secara keliru menggambarkannya sebagai pelacur. Gugatan hukum itu mengatakan, Daily Mail mempublikasikan artikel itu tanpa memastikan apakah tuduhan itu benar atau “secara gegabah mengabaikan kebenaran”.

"Kami menerima bahwa tuduhan mengenai Nyonya Trump itu keliru dan kami menarik pernyataan tersebut,” kata Daily Mail dalam pernyataannya, Rabu.

“Kami meminta maaf kepada Nyonya Trump atas penderitaan emosi yang diakibatkan publikasi kami. “

The Daily Mail sebelumnya telah mengeluarkan pernyataan September lalu, sebulan setelah artikel itu dipublikasikan, yang mengatakan bahwa mereka tidak memiliki bukti yang mendukung tuduhan yang diungkapkan buku dan majalah itu. Artikel itu dipublikasikan untuk mengetahui bagaimana klaim-klaim yang bermunculan – meski tidak benar – bisa mempengaruhi pemilu presiden AS. [ab/uh]

XS
SM
MD
LG