Tautan-tautan Akses

China Terkejut AS Kenakan Lebih Banyak Tarif Atas Produk Impornya


Perwakilan Perdagangan AS, Robert Lighthizer (foto: dok).

China hari Rabu (11/7) terkejut atas keputusan pemerintah Trump mengenakan tarif 10 persen atas barang-barang impor dari China bernilai $200 miliar lagi, yang mencakup ribuan produk. Ini adalah langkah terbaru dalam perang dagang yang memanas antara dua negara ekonomi terbesar di dunia itu.

Kementerian perdagangan China menyebut keputusan itu sama sekali tidak dapat diterima dan berjanji untuk membalasnya.

Tarif baru AS itu menyusul keputusan untuk mengenakan bea dalam dua tahap atas $50 miliar barang-barang dari China. Perwakilan Perdagangan AS, Robert Lighthizer mengatakan, pemerintahan Trump telah dengan sabar mendesak China untuk menghentikan praktik tidak adil, membuka pasarnya dan terlibat dalam persaingan pasar yang adil.

"Bukannya menanggapi kekhawatiran kami yang beralasan, China mulai membalas terhadap produk AS," kata Lighthizer ketika mengumumkan tarif baru itu. "Tidak ada pembenaran untuk tindakan seperti itu."

Tarif baru yang akan dikenakan itu muncul hanya beberapa hari setelah pemerintahan Trump memberlakukan tarif 25 persen atas lebih dari 800 produk China bernilai sekitar $34 miliar, karena apa yang disebutnya praktik perdagangan tidak adil oleh China serta adanya pencurian kekayaan intelektual. Beijing membalas dengan jumlah pajak impor yang sama terhadap barang-barang AS.

Peneliti senior di George Mason University Virginia, Christine McDaniel mengatakan, walaupun tindakan pemerintahan Trump mendapat dukungan bipartisan dalam kongres, strategi penggunaan tarif impor dan pembatasan investasi bisa berdampak buruk bagi produsen dan konsumen AS. [ps/ii]

XS
SM
MD
LG