Tautan-tautan Akses

China Buka Sidang Tahunan Parlemen


Presiden Xi Jinping dan PM Li Keqiang (kanan) menghadiri pembukaan sidang pertemuan tahunan parlemen China hari Senin (5/3).

Pembukaan sidang pertemuan tahunan parlemen China, dimulai secara tradisionil hari Senin (5/3). Dalam pertemuan Kongres Rakyat Nasional tahun ini, para delegasi diperkirakan akan menyetujui sebuah usulan yang akan memungkinkan Xi Jinping menjadi presiden China seumur hidup.

Tiba dengan iringan-iringan bus, lebih dari 2.000 delegasi berkumpul di Balai Agung Rakyat untuk sidang pembukaan Kongres Rakyat Nasional. Laporan pemerintahan Perdana Menteri Li Keqiang menyebut janji-janji untuk membatasi risiko keuangan akibat menumpuknya utang pemerintah lokal dan untuk mempertahankan pertumbuhan ekonomi. Li juga berjanji untuk membuka lebih luas pasar China kepada investasi asing.

Sementara AS hendak menerapkan tarif mahal atas baja dan aluminum, China berjanji untuk mengurangi kapasitas produksi bajanya sebanyak 170 juta ton.

“China akan memajukan globalisasi dari ekonomi bebas dan melindungi perdagangan bebas. Kami juga siap bekerja sama dengan pihak-pihak terkait untuk memajukan negosiasi perdagangan multilateral,” ujar Li.

Li juga mengatakan tahun ini, China akan menghabiskan 8,1 persen lebih banyak untuk bidang pertahanan dan bahwa pemerintahan komunis China memperkirakan ekonomi akan meningkat 6,5 persen. Li tidak menyinggung soal amandemen konstitusi yang diusulkan dalam laporannya.

Tahun lalu, ekonomi China tumbuh 6,9 persen, namun Beijing menghadapi berbagai tantangan, mulai dari ancaman perang dagang dengan Amerika sampai ke hutang pemerintah daerah yang semakin besar. Sementara AS sedang bersiap-siap untuk memberlakukan tariff terhadap impor baja dan aluminium, Li mengatakan Beijing akan mengurangi kapasitas produksi bajanya sebesar 170 juta ton.

"China akan mempromosikan globalisasi ekonomi bebas dan melindungi perdagangan bebas," kata Li. "Kami siap bekerja sama dengan semua pihak terkait untuk memajukan perundingan dagang multilateral."

Meskipun Li tidak menyebutkan Amandemen atas konstitusi China dalam laporannya, tetapi dalam pidato lain pada sesi peresmian dia menyinggung hal itu. Pidato itu untuk pertama kali mengungkapkan bahwa upaya untuk meloloskan ke 21 amandemen selama pertemuan ini, termasuk pasal tentang masa jabatan Xi, telah dimulai sejak September yang lalu.

Tapi sebuah pidato lain dalam sidang pembukaan menyinggung hal itu, dan mengungkap untuk pertama kalinya bahwa dorongan untuk mengesahkan sekitar 21 amandemen termasuk masa jabatan Xi – dimulai sejak September tahun lalu.

Partai itu mengatakan usulan untuk menghapus masa jabatan presiden sebanyak dua periode merupakan tanggapan atas seruan dari seluruh negara itu dan kader-kader partai.

Meskipun sebagian delegasi yang berbicara kepada VOA tidak tahu tentang usulan itu, semuanya menyuarakan dukungan terhadap langkah itu dan yakin bahwa partai akan menanggapi kekhawatiran mengenai wacana Xi sebagai presiden seumur hidup.

“Pertanyaan itu pada akhirnya akan teratasi, tapi yang diperlukan pemerintah sekarang ini adalah stabilitas dan kelanjutan, yang sangat dikhawatirkan China adalah kebijakan yang berubah-ubah,” kata seorang delegasi.

“Saya yakin partai telah mempertimbangkan hal ini dan telah menyusun rencana,” timpal delegasi lainnya.

Para delegasi kongres akan membahas usulan amandemen hari Rabu dan pemungutan suara akhir akan dilakukan hari Minggu. Pemungutan suara itu, kata para pejabat akan mencakup TPS-TPS, kotak-kotak suara dan bahkan rencana cadangan apabila system penghitungan gagal. [vm/jm]

XS
SM
MD
LG