Tautan-tautan Akses

AS

Para Calon Anggota Kabinet Trump Hadapi Pemungutan Suara di Senat

  • Michael Bowman

Rex Tillerson memberikan keterangan di hadapan Komite Hubungan Luar Negeri Senat AS di Washington DC, 11 Januari 2017 (Foto: dok).

Beberapa calon anggota kabinet Presiden Donald Trump pekan ini akan menghadapi pemungutan suara untuk pengukuhan mereka di Senat Amerika. Penekanannya adalah masih terus pada pengisian tim keamanan nasional.

Wartawan VOA Michael Bowman melaporkan, beberapa senator berpengaruh di fraksi Republik menyatakan dukungan mereka bagi Rex Tillerson, eksekutif perusahaan minyak yang dicalonkan sebagai menteri luar negeri.

“Mendukung 98 suara, menolak satu suara, dan calon dikukuhkan,” demikian kata senator dari partai Republik, Susan Collins.

Beberapa jam setelah Donald Trump diambil sumpah jabatannya, Senat mengukuhkan calon pilihannya untuk memimpin Departemen Pertahanan dan Departemen Keamanan Dalam Negeri. Sekarang ini, mayoritas anggota fraksi Republik mendukung CEO ExxonMobil Rex Tillerson, yang hubungan karibnya dengan Presiden Rusia Vladimir Putin menimbulkan keraguan pada sebagian anggota lainnya.

John McCain, senator dari fraksi Republik, pernah mengatakan pada ABC This Week, “Ini bukan keputusan yang mudah. Tetapi saya juga meyakini bahwa, apabila ada keraguan, presiden mendatang meyakini mereka.”

Rintangan pertama Tillerson adalah pemungutan suara di Komite Hubungan Luar Negeri Senat hari Senin, di mana pemungutan suara diperkirakan akan berlangsung pukul 4.30 sore.

Sementara itu, anggota fraksi Republik yang mayoritas di Senat akan mendesakkan pengukuhan kandidat direktur CIA Mike Pompeo, yang kegagalannya untuk dikukuhkan pada Jumat lalu (21/1) membuat jengkel Trump, pemimpin baru di Gedung Putih.

Juru bicara Gedung Putih Sean Spicer mengemukakan, “Para anggota fraksi Demokrat di Senat menghambat pencalonan Mike Pompeo dan mempolitisasi keamanan nasional. Ini yang seharusnya kalian tulis dan liput.”

Sementara itu Presiden Donald Trump menegaskan, “Mereka semua akan dikukuhkan, tetapi sebagian perlu waktu sedikit lebih lama dibandingkan dengan yang lainnya.”

Fraksi Republik menyatakan bahwa presiden-presiden terdahulu memasuki Gedung Putih dengan lebih banyak calon anggota Kabinet yang dikukuhkan dibandingkan dengan yang dialami Trump sejauh ini.

Senator John McCain mengatakan, “Saya ingat betul pada Januari 2009, Senat pada hari pertama pelantikan mengukuhkan tujuh anggota Kabinet. Tujuh. Bukan dua. Mengapa kita tIdak melangkah maju saja dan menyetujui tim keamanan nasional presiden pada saat kita lebih membutuhkannya sekarang ini daripada sebelumnya?”

Senator Ron Wyden dari fraksi Demokrat menimpali, “Ini kaitannya dengan apakah Senat akan menjadi lembaga tukang stempel dan apakah Senat akan melepas tanggung jawabnya melakukan pengawasan.”

Fraksi Demokrat berpendapat calon-calon Trump lamban dalam memenuhi kewajiban mereka menyampaikan laporan keuangan dan evaluasi etika.

Senator Chuck Schumer dari fraksi Demokrat mengatakan, “Jika ada sekelompok calon anggota Kabinet yang gaduh karena harus melalui pemeriksaan yang ketat, inilah mereka. Kabinet presiden terpilih adalah Kabinet bermasalah, penuh milyader dan bankir yang memiliki konflik kepentingan dan masalah etika.”

Pemungutan suara pengukuhan yang juga akan menimbulkan perdebatan sengit adalah untuk calon-calon yang akan memimpin Departemen Keuangan, Energi, dan Kesehatan, serta Badan Perlindungan Lingkungan Hidup. [uh/ab]

XS
SM
MD
LG