Tautan-tautan Akses

Bursa Saham Asia Tertinggi Dalam 10 Tahun, Harga Minyak Turun


Seorang perempuan berjalan melewati papan elektronik yang menunjukkan grafik-grafik perdagangan saham di Nikkei di Tokyo, Jepang, 23 Oktober 2017. (Foto: REUTERS/Issei Kato)

Bursa saham di Asia melaju ke level tertinggi dalam satu dekade dan bursa Nikkei Jepang mencapai penutupan terbaik sejak 1992 pada Selasa (7/11).

Harga minyak juga mempertahankan kenaikannya sehari setelah mencapai level tertinggi dalam lebih dari dua tahun dipicu gerakan anti korupsi pemerintah Arab Saudi.

Indeks MSCI untuk bursa saham Asia-Pasifik di luar Jepang memperpanjang kenaikannya dengan melaju 0.7 persen ke level tertinggi sejak November 2017. Indeks MSCI naik tinggi setelah tiga indeks saham Amerika ditutup dengan rekor semalam.

Indeks Nikkei membalikkan penurunan di sesi awal berdagangan dan ditutup naik 1.7 persen ditopang oleh harapan bahwa perusahaan-perusahaan Jepan akan mencetak pendapatan yang solid.

“Investor asing yang memberi peringkat underweight untuk saham-saham Jepang di musim panas, mulai menaikkan peringkat investasi mereka ke netral dan bahkan overweight,” kata Norihiro Fujito, perencana investasi senior dari perusahaan sekuritas, Mitsubishi UFJ Morgan Stanley Securities.

Indeks S&P/ASX 200 Australia melonjak 1 persen hampir ke level tertinggi dalam 10 tahun, didorong oleh penguatan harga komoditi.Harga minyak mentah Amerika turun 11 sen menjadi 57.24 dolar per barel setelah naik di atas 56 dolar per barel untuk pertama kalinya selama lebih dari dua tahun pada perdagangan semalam.

Kontrak berjangka minyak mentah Brent turun 7 sen menjadi 64.20 dolar per barel.Di Arab Saudi, penertiban korupsi yang dilancarkan Putera Mahkota Mohammed bin Salman berujung dengan penahanan beberapa bangsawan, para menteri dan investor, termasuk investor miliarder Alwaleed bin Talal.

Pada saat ini, analis tidak melihat Arab Saudi akan mengubah kebijakannya untuk mendukung harga minyak mentah. Namun penertiban tersebut telah memunculkan kekhawatiran investor Timur Tengah akan menarik dana-dana keluar dari pasar-pasar keuangan dunia.

“Saat ini kekhawatiran mengenai pemberitaan Saudi tidak terlihat membebani saham-saham Amerika, namun bila nantinya akan menjadi masalah, hal ini akan berdampak pada saham-saham Jepang,” kata Yutaka Miura, analis senior dari perusahaan sekuritas, Mizuho Securities di Tokyo.

Dolar Amerika menguat terhadap Yen 0.4 persen menjadi 114.12 Yen per dolar, namun masih di bawah level delapan bulan tertinggi yang mencapai 114.737 yen per dolar pada sesi perdagangan sebelumnya. [fw/au]

XS
SM
MD
LG