Tautan-tautan Akses

Bocoran Dokumen Ungkap Aturan Facebook


Konferensi pengembang Facebook di San Jose, California bulan lalu (foto: ilustrasi). Facebook menyeimbangkan kebebasan berbicara dan isi yang mengandung kekerasan atau kebencian.

Dokumen Facebook yang bocor mengungkapkan perusahaan itu menyeimbangkan kebebasan berbicara dan isi yang mengandung kekerasan atau kebencian.

Koran the Guardian mendapat "lebih dari 100 pedoman pelatihan internal, spreadsheet dan diagram alur" yang membeberkan cara raksasa media sosial itu memutuskan materi apa yang boleh dan tidak boleh diunggah.

Menurut dokumen itu, Facebook memang mengizinkan materi tertentu diunggah walaupun berisi bahasa kekerasan. Misalnya, boleh mengunggah kalimat "Ayo kita gebuk anak-anak gemuk," tetapi melarang "Seseorang tembak Trump."

Seorang perwakilan Facebook mengatakan, prioritas utama perusahaan itu adalah menjaga keamanan pengguna.

Facebook semakin didesak mencegah masuknya materi berisi kekerasan, karena banyaknya video kekerasan diizinkan tetap di situs itu selama beberapa jam sebelum dihapus.

Salah satu video yang sangat mengerikan berisi pembunuhan Robert Godwin, seorang kakek di Cleveland, dalam kejahatan yang diunggah di Facebook Live.

Facebook juga menghadapi kritik ketika menolak materi yang dianggap tidak pantas. [ka/jm]

XS
SM
MD
LG