Tautan-tautan Akses

Biden Tak Akan Bertemu Kim Jong Un Tanpa Prasyarat


Kandidat presiden dari Partai Demokrat Joe Biden saat berpidato di sebuah pertemuan, 30 Desember 2019. (Foto: AP/Charles Krupa)
Kandidat presiden dari Partai Demokrat Joe Biden saat berpidato di sebuah pertemuan, 30 Desember 2019. (Foto: AP/Charles Krupa)

Calon presiden unggulan dari Partai Demokrat Joe Biden mengatakan, ia tidak akan bertemu Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un tanpa prasyarat. Pernyataan tersebut merupakan bukti baru bahwa Biden kemungkinan akan mengubah pendekatan terhadap Pyongyang yang selama ini dilakukan Presiden AS Donald Trump.

"Tidak lagi seperti itu sekarang, saya tidak akan bertemu tanpa prasayarat,” ujar Biden pada debat calon presiden Partai Demokrat di Iowa, Selasa malam (14/1).

“Kita sudah memberi segala yang dia (Kim, red) inginkan. Presiden muncul, bertemu dengannya dan memberimya legitimasi. Ini melemahkan sanksi-sanksi yang telah diberlakukan terhadap dirinya," katanya.

Biden telah berulangkali mengecam kesediaan Trump untuk bertemu Kim. Menurut Biden, strategi itu tidak efektif dan ditempuh lebih untuk menciptakan berita ketimbang menyelesaikan masalah nuklir Korea Utara.

Pada berbagai kampanyenya, Biden menyebut Kim sebagai seorang preman, tiran, dan diktator. Sebagai tanggapannya, media pemerintah Korea Utara menyebut Biden sebagai orang bodoh, ber-IQ rendah dan anjing rabies.

Biden mengatakan, ia lebih memilih untuk menekan China agar meyakinkan Korea Utara untuk menghentikan ambisi senjata nuklirnya, dan akan berusaha merukunkan hubungan antara Korea Selatan dan Jepang, yang menegang karena sengketa dagang dan luka sejarah sejarah terkait kerja paksa yang diberlakukan Jepang semasa perang. [ab/uh]

XS
SM
MD
LG