Tautan-tautan Akses

Korut Cerca AS karena Kritik Program Misil Balistiknya


Duta Besar AS untuk PBB, Kelly Craft dalam Sidang Dewan Keamanan PBB di New York, 19 September 2019.

Korea Utara, Kamis (12/12) mencerca AS karena mencela uji coba misil balistiknya pada pertemuan di Dewan Keamanan PBB.

Duta Besar AS, Kelly Craft mengatakan pada pertemuan hari Rabu (11/12) itu bahwa uji coba misil Pyongyang “sangat kontraproduktif” dan mengancam perundingan untuk membuat Korea Utara meninggalkan program misil dan nuklirnya.

Seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri Korea Utara mengatakan pernyataan duta besar AS itu ceroboh.

“AS melakukan hal bodoh yang akan menjadi bumerang, dan jelas membantu kami membuat keputusan tegas mengenai jalan yang akan dipilih,” kata juru bicara itu dalam suatu pernyataan kepada kantor berita pemerintah KCNA.

Juru bicara itu tidak memberi rincian, tetapi ia mengatakan pernyataan AS membantu Pyongyang membuat “keputusan pasti” mengenai bagaimana negara itu melakukan pendekatan terhadap tenggat yang ditetapkan pemimpin Korut Kim Jong-un bagi AS untuk menawarkan ketentuan yang dapat disepakati bersama guna menghidupkan kembali pembicaraan.

Perundingan itu macet Februari lalu, setelah AS menolak tuntutan Korea Utara bagi pelonggaran sanksi-sanksi sebagai imbalan atas ditinggalkannya sebagian kemampuan nuklir Pyongyang.

Korea Utara telah melakukan beberapa kali uji coba misil balistik dan artileri roket sejak Mei dan telah mengisyaratkan akan mencabut moratorium mengenai uji coba nuklir dan misil jarak jauh jika AS gagal membuat konsesi yang signifikan sebelum tahun baru.

AS telah mendorong dimulainya kembali pembicaraan tetapi Korea Utara menyatakan tidak akan terus mengadakan pertemuan dengan Presiden AS Donald Trump yang kemudian dapat digunakan sebagai bukti keberhasilan kebijakan luar negerinya. [uh/lt]

Recommended

XS
SM
MD
LG