Tautan-tautan Akses

AS Serukan Tindakan Tegas terhadap Korea Utara


Presiden Amerika Serikat Donald Trump menjawab sebuah pertanyaan dalam konferensi pers bersama Presiden Polandia Andrzej Duda, di Warsawa, Polandia, 6 Juli 2017. (AP Photo/Czarek Sokolowski)

Presiden Donald Trump, Kamis (6/7) meminta semua negara agar menghadapi ancaman dari Korea Utara, dan secara terbuka menunjukkan kepada negara itu bahwa ada konsekuensi atas perilakunya yang sangat buruk.

Berbicara dalam lawatan di Polandia, Trump mengatakan dia bukan orang yang akan menetapkan batas toleransi atau membicarakan tentang rencananya, akan tetapi ia berpikir tentang hal-hal yang cukup serius. Ia tidak merincinya lebih lanjut.

Hari Rabu (5/7), Duta Besar Amerika untuk PBB Nikki Haley mengatakan kepada para anggota Dewan Keamanan bahwa Amerika siap menggunakan cara-cara militer untuk menghadapi ancaman yang muncul terkait peluncuran rudal balistik antar benua (ICBM) Korea Utara. Tetapi ia mengatakan cara terbaik untuk menyelesaikan krisis itu adalah melalui langkah-langkah diplomatik dan ekonomi.

Haley mengatakan Amerika siap membela diri dan sekutu-sekutunya. Salah satu kemampuan Amerika adalah dengan pasukan militernya yang cukup besar. Amerika menempatkan 28.500 tentara di Korea Selatan dan sekitar 50 ribu di Jepang.

Haley mengatakan kepada para anggota Dewan Keamanan pada pertemuan darurat, Rabu (5/7) bahwa cara tersebut akan digunakan bila perlu, tetapi Amerika menyatakan lebih suka tidak menggunakan cara tersebut.

Peluncuran ICBM pertama oleh Korea Utara memicu kecaman luas dan langsung menimbulkan krisis diplomatik. Beberapa bagian Amerika Utara diduga terjangkau oleh roket itu yang ditembakkan Pyongyang pada hari Selasa. [uh/ab]

XS
SM
MD
LG