Tautan-tautan Akses

Pertemuan Trump-Putin: Disaksikan Dengan Seksama Tapi Harapan Rendah


Presiden Rusia Vladimir Putin (kiri) dan Presiden AS Donald Trump.

Pertemuan tatap muka pertama antara Presiden Amerika, Donald Trump dan Presiden Rusia, Vladimir Putin akan berlangsung di sela-sela KTT G-20 di Hamburg. Kremlin mengatakan terorisme, Suriah dan Ukraina akan menjadi agenda utama mereka.

Gedung Putih mengatakan, Trump akan memutuskan apa yang akan dibicarakan, menyebutnya sebagai "pertemuan bilateral yang normal." Trump dapat mengangkat topik apapun, kata para pengamat, namun Menteri Luar Negeri, Rex Tillerson mengemukakan dalam sebuah pernyataan Rabu malam, presiden Trump akan mengungkit krisis di Suriah dalam pembicaraannya dengan Putin.

"Dia mungkin memutuskan bahwa dia ingin mendorong pertemuan tersebut ke arah yang tidak terduga," kata Stephen Sestanovich dari Council on Foreign Relations. "Dan, kita harus siap. Itu gayanya."

Namun, penyelidikan yang terus berlanjut terhadap dugaan-dugaan kolusi kampanye Trump dengan Rusia, membayangi harapan pemerintah bahwa pertemuan itu dapat menghasilkan hubungan yang lebih baik.

Properti diplomatik Rusia di AS yang disita oleh pemerintahan Barack Obama ada kemungkinan juga dibicarakan. Kremlin mengancam pembalasan jika properti tersebut tidak dikembalikan. Obama memerintahkan penyitaan sebagai tanggapan atas bukti campur tangan Rusia dalam pemilihan tahun lalu. [ps/al]

Opini Anda

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG