Tautan-tautan Akses

AS

AS Mungkin Tak Capai Target Vaksinasi 70% pada 4 Juli


Julia Gadsby, 18 tahun, menerima vaksinasi Pfizer-BioNTech di Schwenksville, Pennsylvania (foto: dok). Pemerintah AS kini memusatkan upaya pada warga berusia 18-26 tahun untuk divaksinasi.

Amerika mungkin tidak akan mencapai target Presiden Joe Biden untuk menvaksinasi 70% dari seluruh orang dewasa dengan satu atau dua dosis pada Hari Kemerdekaan 4 Juli, tetapi Gedung Putih mengatakan Amerika mungkin dapat mencapai target itu bagi orang dewasa yang berusia 27 tahun atau lebih.

Dalam kajian terbaru hari Selasa (22/6) atas upaya vaksinasi yang dilakukan, Koordinator Tanggapan Covid-19 Jeff Zients diperkirakan akan mengatakan bahwa pemerintah federal kini akan memusatkan perhatian untuk meyakinkan mereka yang berusia 18-26 tahun untuk divaksinasi, demikian ujar seorang pejabat Gedung Putih.

Banyak orang dewasa muda di Amerika – karena berbagai alasan – tidak terlalu berminat untuk divaksinasi, terutama karena jumlah kasus baru dan kematian akibat virus corona telah turun tajam dalam beberapa minggu terakhir ini. Juga karena banyak bisnis telah kembali beroperasi tanpa pembatasan sosial dan kewajiban mengenakan masker, yang telah berlaku selama lebih dari satu tahun.

Menurut John Hopkins University, secara keseluruhan sejak pandemi virus mematikan ini pertama kali merebak di Amerika pada Maret 2020, lebih dari 33,5 juta orang tertular dan 602.000 orang meninggal dunia – yang tertinggi di seluruh dunia.

Biden, yang menetapkan target vaksinasi 70% warga selambat-lambatnya pada 4 Juli, masih belum secara terbuka mengakui bahwa target itu mungkin tidak tercapai.

Sebagaimana banyak isu politik yang memecah belah di Amerika, telah terjadi perpecahan tajam soal vaksinasi ini. Sebagian negara bagian yang dimenangkan Partai Demokrat pada pemilu November lalu memiliki tingkat vaksinasi yang lebih tinggi dibanding negara-negara bagian yang dimenangkan Partai Republik. Negara-negara bagian dengan tingkat vaksinasi terendah adalah yang terdapat di bagian selatan, yang telah dimenangkan Trump dengan mudah, di mana berkembang skeptimisme soal urgensi vaksinasi. Trump dan Melania, yang sama-sama pernah terjangkit virus ini, telah divaksinasi secara pribadi sebelum meninggalkan Gedung Putih bulan Januari lalu.

Presiden Joe Biden dan Ibu Negara Jill Biden telah divaksinasi dengan disiarkan langsung di televisi nasional sejak sebelum ia menjabat. Keduanya telah kerap menyampaikan permohonan kepada warga Amerika untuk bersedia divaksinasi.

Zients diperkirakan akan mengatakan bahwa 70% warga Amerika berusia 30 tahun ke atas telah menerima sedikitnya satu dosis vaksin, ujar seorang pejabat Biden.

Laju vaksinasi telah menurun tajam beberapa minggu terakhir ini, meskipun banyak vaksin tersedia.

Gedung Putih berencana menyelenggarakan perayaan besar Hari Kemerdekaan 4 Juli, di mana sekitar 1.000 orang diperkirakan akan menghadiri piknik dan menyaksikan pertunjukkan kembang api.

Juru bicara Gedung Putih Jen Psaki Senin lalu (21/6) mengatakan kalau pun Biden mungkin tidak mencapai target memvaksinasi 70% orang dewasa, “kita telah membuat kemajuan luar biasa dalam upaya vaksinasi hingga saat ini, dan tujuan akhirnya adalah membuat Amerika kembali normal. Kami tidak sabar melakukannya, di sini di Gedung Putih.” [em/jm]

XS
SM
MD
LG