Tautan-tautan Akses

AS Kenakan Bea Masuk untuk Impor Mesin Cuci dan Panel Surya


Seorang pembeli sedang melihat-lihat mesin cuci dan pengering di toko Home Depot di New York, 29 Juli 2010. (Foto:dok)

Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberlakukan bea masuk tinggi untuk impor mesin cuci dan panel surya, Senin (22/1), Reuters melaporkan.

Keputusan itu diambil menyusul temuan oleh Komisi Perdagangan Internasional AS (ITC) bahwa kedua produk impor tersebut “menyebabkan kerugian serius bagi produsen lokal,” Perwakilan Perdagangan AS, Robert Lighthizer, dalam pernyataannya.

Pemerintah AS akan memberlakukan bea masuk 20 persen untuk impor 1,2 juta mesin cuci rumah tangga ukuran besar untuk tahun pertama dan 50 persen untuk mesin di atas ukuran tersebut. Bea masuk akan turun menjadi masing-masing 16 persen dan 50 persen pada tahun ketiga.

Impor sel-sel surya dan modul dikenakan bea masuk sebesar 30 persen untuk tahun pertama, yang akan turun menjadi 15 persen pada tahun keempat. Solar sel berkapasitas 2,5 gigawatts yang belum dirakit, bebas bea impor setiap tahunnya.

Bea masuk yang ditetapkan untuk mesin cuci impor melebihi batas rekomendasi paling keras dari anggota ITC, sedangkan bea masuk untuk panel surya lebih rendah dari yang diharapkan oleh para produsen domestik.

Kebijakan Trump menguntungkan produsen lokal, Whirlpool Corp, yang meminta tindakan “pengamanan perdagangan” terhadap pesaingnya, perusahaan elektronik asal Korea Selatan, Samsung Elektronik dan LG Elektronics, untuk kasus-kasus anti-dumping.

Kepala Whirlpool Jeff Fettig dalam pernyataannya memuji kebijakan Trump dan mengatakan Presiden Trump membuka kesempatan yang sama bagi pekerja AS untuk bersaing dengan pesaing-pesaing dari negara lain.

Langkah ini merupakan tamparan bagi Samsung yang baru saja membuka lini produksi mesin cuci di di South Carolina dan LG, yang membangun pabrik mesin cuci di Tennessee.

“Bea masuk adalah pajak bagi setiap konsumen yang ingin membeli mesin cuci. Setiap konsumen akan membayar lebih mahal, dengan pilihan lebih sedikit,” kata Samsung dalam sebuah pernyataan.

LG mengatakan keputusan ini akan menghambat prospek untuk menaikkan lapangan kerja di pabriknya yang baru, yang akan mulai produksi akhir 2018 atau 2019. [fw]

XS
SM
MD
LG