Tautan-tautan Akses

AS

AS akan Tekan Eropa Untuk Kurangi Investasi di Iran


Andrew Peek, Wakil Menteri Luar Negeri AS untuk urusan Timur Dekat berbicara di Deplu AS, Rabu (9/5).

Seorang pejabat Amerika yang bertanggungjawab atas kebijakan mengenai Iran mengatakan salah satu prioritas utama Amerika setelah mundur dari perjanjian nuklir Iran tahun 2015 adalah menekan negara-negara Eropa untuk mengurangi investasi mereka di Iran.

Wakil Menteri Luar Negeri untuk Urusan Timur Dekat, Andrew Peek menyampaikan pandangan itu hari Rabu (9/5). Berbicara pada VOA di Departemen Luar Negeri, Peek mengatakan pemerintahan Trump akan memberitahu sekutu-sekutunya di Eropa bahwa pihaknya melihat “masalah nyata terkait keputusan bisnis yang memberdayakan para penguasa Iran.”

Ia mengatakan masalah-masalah ini, mencakup kemungkinan Korps Garda Revolusi masuk lebih jauh ke perkonomian Iran dan menghasilkan lebih banyak uang bagi Teheran untuk mendukung aktivitas “jahat” di luar negeri.

“Kami akan mendorong mereka mengurangi investasi tersebut,” ujar Peek, mengacu pada negara-negara Eropa yang berbisnis dengan Iran.

“Kami akan mendekati mereka secara terus menerus, sebagaimana yang telah kami lakukan sebelumnya, untuk mencoba mencapai kesepakatan yang bisa lebih menangani totalitas ancaman rejim Iran secara lebih baik,” tambahnya.

Keluarnya Amerika dari perjanjian nuklir Iran yang diumumkan Presiden Trump hari Selasa sudah mempengaruhi rencana produsen pesawat Eropa, Airbus dan ATR, untuk menjual pesawat sipil ke Iran. Maskapai nasional Iran, IranAir, telah memesan 100 pesawat penumpang dari Airbus dan 20 dari ATR; juga 80 pesawat dari Boeing.

Menteri Keuangan Steve Mnuchin, yang menyampaikan komentar beberapa jam setelah pengumuman Trump, mengatakan bahwa sebagai bagian dari pemberlakuan kembali sanksi-sanksi ekonomi terhadap Iran, ia akan mencabut lisensi Amerika yang mengijinkan tiga perusahaan yang melakukan penjualan itu. Kontrak penjualan pesawat Eropa itu tergantung pada lisensi tersebut karena banyak bagian pesawat itu yang dibuat di Amerika.

Peek mengatakan kepada VOA, pemerintahan Trump khawatir mengenai pemberian lisensi penjualan pesawat sipil ke Iran karena menurutnya Iran menggunakan pesawat-pesawat sipil untuk melakukan aktivitas militer di tempat-tempat seperti Suriah. Iran tidak mengakui menggunakan pesawat-pesawat penumpang untuk tujuan seperti itu. [em/ds]

XS
SM
MD
LG