Tautan-tautan Akses

AS

AS akan Larang Klinik yang Didanai Negara untuk Beri Rujukan Aborsi


Unjuk rasa aktivis hak-hak aborsi di luar gedung Mahkamah Agung AS di Washington, 21 Mei 2019.

Klinik keluarga berencana yang didanai oleh para pembayar pajak, harus segera berhenti memberi rujukan kepada wanita untuk menggugurkan kandungan (aborsi), kata pemerintahan Trump, Senin (15/6).

Sebuah pernyataan pemerintah itu mengatakan akan mulai menegakkan peraturan baru yang dipuji oleh kelompok konservatif agama, tetapi dikecam oleh organisasi medis dan kelompok hak-hak perempuan.

Kepala kelompok nasional yang mewakili klinik-klinik itu menuduh bahwa pemerintah mengikuti "agenda ideologis" yang dapat mengganggu perawatan kesehatan dasar bagi banyak perempuan berpenghasilan rendah.

Menjelang konferensi dengan klinik yang direncanakan Selasa (16/7), Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan (HHS) secara resmi memberi tahu bahwa mereka akan mulai memberlakukan larangan rujukan aborsi, serta persyaratan bahwa klinik harus mengelola keuangan secara terpisah dari fasilitas yang menyediakan aborsi. Persyaratan lain bahwa kedua jenis fasilitas itu tidak boleh berada di bawah satu atap, akan berlaku mulai tahun depan.

Aturan baru ini secara luas dianggap sebagai pukulan terhadap Planned Parenthood, klinik kesehatan yang didanai oleh anggaran federal serta menyediakan layanan keluarga berencana dan perawatan kesehatan dasar bagi para wanita berpenghasilan rendah, termasuk layanan aborsi yang harus dibayar secara terpisah. [ps/pp]

XS
SM
MD
LG