Tautan-tautan Akses

Anggota parlemen Catalonia Pilih Pemimpin Baru


Presiden Catalonia Carles Puigdemont, kanan, berjalan dengan Jordi Turull di Barcelona, Spanyol, 17 Oktober 2017.
Presiden Catalonia Carles Puigdemont, kanan, berjalan dengan Jordi Turull di Barcelona, Spanyol, 17 Oktober 2017.

Parlemen Provinsi Catalonia yang pro-kemerdekaan di Spanyol akan memilih presiden regional baru, pada Kamis (22/3).

Pihak-pihak yang menginginkan pemisahan dari Spanyol akan mengajukan kandidat ketiga, Jordi Turull, seorang anggota pemerintah regional sebelumnya, untuk diajukan dalam mosi percaya.

Catalonia mengalami gejolak politik sejak Desember, ketika Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy menyerukan pemilihan khusus dalam upaya untuk menggagalkan gerakan kemerdekaan di kawasan itu. Rencana itu menjadi bumerang ketika pihak-pihak yang mendukung pemisahan dengan Spanyol memenangkan pemilihan khusus itu.

Spanyol menggunakan wewenang khusus untuk mengambil alih pemerintahan regional setelah pemerintah Catalonia mendeklarasikan kemerdekaan pada Oktober.

Pihak separatis awalnya berusaha untuk memilih kembali Presiden Catalonia yang digulingkan, Carles Puigdemont. Tetapi, ia tinggal dalam pengasingan di Brussels dan menghadapi risiko ditangkap jika kembali ke Spanyol.

Pilihan kedua mereka, Jordi Sanchez, dipenjara dan mundur dari pencalonannya Rabu (21/3) pagi.

Masih belum jelas apakah Turull, yang sempat ditahan sebentar dan dibebaskan dengan uang jaminan, akan bisa menjadi presiden berikutnya karena Spanyol telah menegaskan akan menghentikan setiap kandidat yang ikut serta dalam upaya separatis itu. [my/ds]

XS
SM
MD
LG