Jumat, 24 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 01:35

Berita / Dunia / Asia Pasifik

Presiden Afghanistan Tuduh AS Langgar Perjanjian soal Tahanan

Hamid Karzai menuduh Amerika melanggar persetujuan untuk mengalihkan lebih dari 3.000 tahanan di sebuah penjara militer kontroversial ke pemerintah Afghanistan.

Seorang tentara AS berjalan di koridor penjara militer Amerika di Afghanistan (foto: dok). Presiden Karzai menuduh AS melanggar kesepakatan serah terima tahanan.
Seorang tentara AS berjalan di koridor penjara militer Amerika di Afghanistan (foto: dok). Presiden Karzai menuduh AS melanggar kesepakatan serah terima tahanan.
UKURAN HURUF - +
Presiden Afghanistan Hamid Karzai menuduh Amerika Serikat melanggar persetujuan untuk mengalihkan lebih dari 3.000 tahanan di sebuah penjara militer kontroversial ke pemerintah Afghanistan.

Pada bulan September, Amerika resmi menyerahkan kontrol atas penjara Bagram di utara Kabul kepada pemerintah Afghanistan. Ketika itu, Karzai memuji pengalihan yang disebutnya sebagai kemenangan bagi kedaulatan negara.

Namun dalam pertemuan Minggu malam di Kabul, pemimpin Afghanistan itu mengatakan ia mendengar laporan dari Jaksa Agung dan komandan polisi militer bahwa para narapidana yang dinyatakan tidak bersalah oleh pengadilan pun bahkan masih ditahan dan bahwa pasukan Amerika tetap memenjarakan orang-orang, bertentangan dengan ketentuan-ketentuan dalam nota kesepahaman yang telah ditandatangani.

Jurubicara presiden Karzai, Aimal Faizi, mengatakan kepada wartawan hari Senin bahwa pasukan Amerika masih menahan lebih dari 70 narapidana di Bagram, meskipun pengadilan memerintahkan pembebasan mereka.

Presiden Karzai menyebut status quo itu sebagai pelanggaran serius terhadap 'nota kesepahaman' yang ditandatangani Afghanistan dan Amerika Serikat.

Dalam pernyataan yang dilansir kantornya, Karzai menugaskan menteri pertahanan, jaksa agung dan komandan penjara Bagram agar mengambil semua langkah mendesak dan diperlukan untuk memastikan semua urusan penjara itu ditangani pihak Afghanistan dan menuntaskan pengalihan wewenang atas penjara itu.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Festival Bonsai di Washington DC - Liputan Feature VOA

Seni bonsai yang berasal dari Jepang, kini semakin banyak digemari di Amerika. Ini terlihat dari antusiasme pengunjung yang datang ke acara “Festival Bonsai”. Acara tahunan menyambut musim semi di Washington DC ini, diadakan atas kerjasama beberapa perkumpulan bonsai dan Taman Nasional Arboretum. Seni bonsai tidak hanya cantik dilihat, tapi juga dapat menjadi sumber mata pencaharian, serta menjadi sarana melepas stress dari rutinitas sehari-hari.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang polisi Inggris membawa bunga di dekat lokasi pembunuhan seorang tentara Inggris di Woolwich, London tenggara.
  • Lego terbesar di dunia yang dibuat berdasarkan model pesawat pada film Star Wars, dipajang di Times Square, New York.
  • Orang-orang menarikan tarian "al-Bara" dalam upacara pernikahan massal di Sana'a, Yaman.
  • Pembalap Red Bull Sebastian Vettel dari Jerman tampak pada helm petugas pemadam kebakaran di pit saat sesi latihan di arena balap Monaco.
  • Seorang pria mengumpulkan bunga teratai untuk dijual, di kolam Bindu Sagar di kota Bhubaneswar, India.
  • Kilatan halilintar di atas langit kota Zhuhai, Provinsi Guangdong, China.
  • Para kadet Tentara Nasional Afghanistan menghadiri upacara wisuda mereka di Pusat Pelatihan Militer di Kabul.
  • Air mancur yang menyala sebagai bagian dari Aquatique International Show, di pelabuhan Darling, kota Sydney, Australia.
  • Seorang pejalan kaki membawa payung berjalan melewati layar raksasa di kota Boston, Massachusetts, AS.
  • Seorang pengunjung berdiri di belakang ilustrasi seekor burung hantu, bagian dari pameran di kota St Petersburg, Rusia.
Lainnya