Tautan-tautan Akses

Obama Bungkam Soal Bantuan Senjata AS bagi Pemberontak Suriah


Presiden AS Barack Obama (kiri) dan Kanselir Jerman Angela Merkel di Berlin, Rabu (19/6).

Presiden AS Barack Obama (kiri) dan Kanselir Jerman Angela Merkel di Berlin, Rabu (19/6).

Dalam konferensi pers di Berlin (19/6), Presiden Obama mengatakan pemerintah Suriah telah kehilangan legitimasinya dengan membunuh puluhan ribu rakyatnya.

Presiden Amerika Barack Obama mengatakan pemerintah Suriah telah kehilangan legitimasinya dengan membunuh puluhan ribu rakyatnya dalalm perang saudara, tetapi ia menolak menjelaskan jenis dukungan militer yang akan diberikan Amerika kepada pasukan pemberontak.

Berbicara dalam sebuah konferensi pers di Berlin hari Rabu bersama Kanselir Jerman Angela Merkel, Presiden Obama mengatakan beberapa laporan bahwa Amerika menuju perang baru di Suriah terlalu dibesar-besarkan.

Presiden Obama menggarisbawahi kembali pandangannya bahwa pemerintahan Presiden Bashar Al-Assad telah menggunakan senjata-senjata kimia, meskipun Rusia skeptis akan hal ini. Presiden Obama mendesak PBB untuk melakukan “penyidikan serius” terhadap penggunaan senjata-senjata kimia itu”.

Akhir pekan nanti Menteri Luar Negeri Amerika John Kerry akan bertemu dengan 11 Menteri Luar Negeri dalam pertemuan yang disebut “London-11” di Doha – Qatar, untuk membahas situasi di Suriah, termasuk dukungan kepada kelompok oposisi Suriah dan upaya-upaya mendorong solusi politik.

Sementara itu, Badan Pemantau HAM Suriah yang berkantor di Inggris mengatakan pemberontak anti-pemerintah telah menguasai sebuah pos tentara di Ariha-Latakia yang menghubungkan jalan utama dari kota terbesar di Suriah – Aleppo – menuju ke perbatasan Turki.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG