Tautan-tautan Akses

NATO Tangkap Rekan Bin Laden di Afghanistan


Orang yang ditangkap dicurigai pernah bersama Osama bin Laden di Afghanistan pada tahun 2001.

Orang yang ditangkap dicurigai pernah bersama Osama bin Laden di Afghanistan pada tahun 2001.

Orang yang diuga merupakan fasilitator Al-Qaida tersebut ditangkap di kawasan Nahr-e Shahi, provinsi Balkh, di bagian utara.

NATO menyatakan pasukan koalisi dan Afghanistan telah menangkap seorang fasilitator al-Qaida yang merupakan mantan rekan pemimpin kelompok itu, Osama bin Laden.

Dalam suatu pernyataan hari Kamis, NATO menyatakan orang tersebut ditangkap di kawasan Nahr-e Shahi, provinsi Balkh, di bagian utara. NATO tidak menyebutkan nama orang tersebut.
Disebutkan pula oleh NATO bahwa orang yang berkedudukan di Pakistan itu merencanakan berbagai serangan dan merupakan teman dekat para pemberontak al-Qaida. Ia juga dicurigai bersama bin Laden di Afghanistan pada tahun 2001.

NATO menyatakan ia adalah satu dari beberapa pemberontak senior al-Qaida dan Taliban yang ditangkap di provinsi Balkh tahun ini.

Militer Jerman hari Kamis menyatakan serangan bom di provinsi Baghlan menewaskan satu tentara dan melukai enam lainnya. Disebutkan bahwa sebuah bom pinggir jalan menghantam tank tentara di dekat kota Kunduz, Afghanistan Utara.

Jerman menempatkan sekitar 5.000 tentara di Afghanistan sebagai bagian dari pasukan koalisi NATO.

Sementara itu, sedikitnya 65 orang tewas dalam serangan militer di pos pemeriksaan di Pakistan Barat Laut, di sepanjang perbatasannya dengan Afghanistan.

Pasukan Pakistan di Waziristan utara (foto: dok.)

Pasukan Pakistan di Waziristan utara (foto: dok.)

Polisi mengatakan pertempuran, yang dimulai Rabu dan berlanjut hingga Kamis, terjadi di desa terpencil di kawasan kesukuan Dir, Pakistan, sewaktu sekitar 200 militan melintasi perbatasan dari provinsi Kunar di Afghanistan.

Beberapa pejabat menyatakan bentrokan itu menewaskan paling sedikit 27 personel keamanan dan tiga warga sipil dan 35 militan.

Informasi ini tidak dapat diverifikasi karena sebagian besar kawasan ini sukar dijangkau wartawan.

Pertempuran berlangsung sementara seorang komandan teras Pakistan mengatakan militer tidak punya rencana melancarkan ofensif terhadap Taliban dan militan terkait al-Qaida di wilayah kesukuan Waziristan Utara.

Letjen Asif Yasin Malik menyangkal laporan media awal pekan ini bahwa militer sedang merencanakan operasi semacam itu atas permintaan Amerika Serikat. Ia mengatakan Pakistan akan melakukan ofensif semacam itu jika memang merupakan kepentingan nasional negara tersebut.

XS
SM
MD
LG