Tautan-tautan Akses

Chad Mundur dari Misi Uni Afrika di Afrika Tengah


Sebuah kendaraan militer misi penjaga perdamaian Uni Afrika siaga di Bangui, Republik Afrika Tengah (foto: dok).

Sebuah kendaraan militer misi penjaga perdamaian Uni Afrika siaga di Bangui, Republik Afrika Tengah (foto: dok).

Chad hari Kamis (3/4) menarik pasukannya dari misi penjaga perdamaian Uni Afrika di Republik Afrika Tengah.

Sebuah pernyataan hari Kamis (3/4) oleh Menteri Luar Negeri Chad, Moussa Faki Mahamat, tidak menjelaskan apakah pasukan Chad sepenuhnya akan meninggalkan Republik Afrika Tengah.

Chad mengirim sekitar 850 tentara di sana sebagai bagian dari MISCA, misi penjaga perdamaian Uni Afrika yang bertanggung jawab untuk melindungi warga sipil dan melucuti senjata kelompok-kelompok milisi di Republik Afrika Tengah.

Menteri itu mengatakan warga Chad telah menjadi obyek kampanye "berbahaya" yang membuat mereka bertanggung jawab atas semua penderitaan di Republik Afrika Tengah.

Puluhan ribu warga Muslim Republik Afrika Tengah telah meninggalkan rumah dan komunitas mereka dalam beberapa bulan terakhir karena takut dengan milisi anti-Balaka yang sebagian besar beragama Kristen. Banyak di antara mereka melarikan diri ke negara-negara tetangga.

Milisi anti-Balaka menuduh pasukan Chad berpihak dengan warga sipil Muslim dan sebelum itu, dengan pemberontak Seleka yang sebagian besar Muslim.
XS
SM
MD
LG