WHO: Rekor Baru, Kasus Baru Covid Naik Hampir 260.000

Pengujian Covid-19 di Brazil pada hari Rabu, 15 Juli 2020 di Shopping Pátio Cianê. (Foto: Sipa USA via AP)

Untuk hari kedua berturut-turut, Organisasi Kesehatan Sedunia (WHO) pada Sabtu (18/7) melaporkan rekor lonjakan kasus virus corona di seluruh dunia, dengan hampir 260.000 kasus baru dalam 24 jam.

Rekor sebelumnya, pada Jumat (17/7) mencatat hampir 238.000. Kematian naik lebih dari 7.300, penambahan terbesar dalam sehari sejak pertengahan Mei. Total kematian harian rata-rata sekitar 4.800 pada Juli.

Lonjakan terbesar ada di AS, dengan hampir 72.000 kasus; Brasil dengan hampir 45.500 kasus; India dengan hampir 35.000 dan hampir 14.000 di Afrika Selatan.

Di Brasil, negara yang paling terkena dampaknya di Amerika Selatan, Presiden Jair Bolsonaro Sabtu (18/7) mengatakan bahwa upaya untuk menekan virus, telah merugikan perekonomian.

BACA JUGA: Jumlah Kasus Global Covid-19 Melonjak Menuju 14 Juta

Bolsonaro, yang positif mengidap virus, mengatakan dalam pernyataan bahwa perekonomian Brasil diperkirakan menyusut 6.4% tahun ini.

Di China, dimana pandemi global dimulai Desember lalu, para pejabat di Urumqi, ibukota provinsi Xinjiang, telah memasuki fase "waspada tinggi" Sabtu (18/7). Banyak pertemuan dan kunjungan dibatasi. Lebih dari 600 penerbangan, sekitar 80% dari total harian pada umumnya di bandara Urumqi, dibatalkan.

Xinjiang, dimana sebagian besar etnik minoritas Uighur tinggal, tidak terlalu kena dampak buruk pandemi. Hingga Sabtu (18/7), kawasan itu melaporkan 40 kasus, termasuk 25 kasus tanpa gejala. Hampir 270 orang dalam pengawasan medis, menurut komisi kesehatan regional. [vm/ft]