Tautan-tautan Akses

Zoom, Simbol Revolusi Kerja Jarak Jauh, Ingin Pekerja Kembali ke Kantor Paruh Waktu


Seorang perempuan tampak bekerja di kantor pusat platform Zoom di San Jose, California, pada 3 Februari 2023. (Foto: AP/Haven Daley)
Seorang perempuan tampak bekerja di kantor pusat platform Zoom di San Jose, California, pada 3 Februari 2023. (Foto: AP/Haven Daley)

Perusahaan yang namanya identik dengan pekerjaan jarak jauh, bergabung dengan meningkatnya tren kembali bekerja di kantor.

Zoom, platform pionir konferensi video, meminta karyawan yang tinggal dalam radius 50 mil dari kantornya untuk bekerja di kantor dua hari dalam seminggu, demikian konfirmasi dari juru bicara perusahaan itu melalui email. Pernyataan itu mengatakan perusahaan telah memutuskan bahwa "pendekatan hybrid terstruktur - yang berarti karyawan yang tinggal di dekat kantor harus berada di kantor dua hari seminggu untuk berinteraksi dengan tim mereka - paling efektif untuk Zoom."

Kebijakan baru, yang akan diluncurkan pada Agustus dan September tahun ini, pertama kali dilaporkan oleh New York Times, yang mengatakan bahwa CEO Zoom Eric Yuan menjawab pertanyaan dari karyawan yang tidak senang dengan kebijakan baru tersebut selama rapat Zoom minggu lalu.

Zoom, yang berbasis di San Jose, California, mengalami pertumbuhan eksplosif selama tahun pertama pandemi COVID-19 saat perusahaan bergegas beralih ke pekerjaan jarak jauh, dan bahkan keluarga dan teman beralih ke platform tersebut untuk pertemuan virtual. Tetapi pertumbuhan itu mandek karena surutnya ancaman pandemi.

Saham Zoom Video Communications Inc. telah anjlok sejak mencapai puncaknya di awal pandemi COVID-19, dari $559 per saham pada Oktober 2020, menjadi di bawah $70 pada hari Selasa (8/8). Saham tersebut merosot lebih dari 10 persen pada awal bulan Agustus. Pada bulan Februari, Zoom mem-PHK sekitar 1.300 orang, atau sekitar 15 persen dari tenaga kerjanya.

Google, Salesforce, dan Amazon adalah beberapa perusahaan besar yang juga meningkatkan kebijakan kembali ke kantor meskipun muncul reaksi negatif dari sebagian karyawan. [my/jm]

Forum

XS
SM
MD
LG