Tautan-tautan Akses

2 WN Inggris-Australia, Satu WN Australia Ditahan di Iran


Bendera Iran di depan markas Badan Energi Atom Internasional di Wina, Austria, 4 Maret 2019.
Bendera Iran di depan markas Badan Energi Atom Internasional di Wina, Austria, 4 Maret 2019.

Dua perempuan berkewarganegaraan ganda Inggris-Australia, dan seorang laki-laki Australia telah ditahan di Iran.

Seorang blogger warga Inggris-Australia dan pacarnya dari Australia ditangkap 10 minggu lalu, demikian dilaporkan harian The Times of London, Rabu (11/9). Tahanan lainnya seorang akademisi Inggris-Australia, ditahan sebelumnya dan telah dijatuhi hukuman 10 tahun penjara untuk tuduhan yang belum diketahui.

Iran telah menangkap beberapa orang berkewarganegaraan ganda dalam beberapa tahun terakhir, termasuk lima warga Amerika yang masih ditahan di sana.

Hubungan antara Iran dan Barat tegang sejak Presiden AS Donald Trump tahun lalu menarik AS mundur dari perjanjian nuklir internasional 2015 yang bertujuan mengekang program senjata nuklir Teheran. Trump kemudian menerapkan kembali sanksi yang telah mengganggu ekonomi Iran.

Dalam beberapa pekan terakhir, marinir Inggris menangkap kapal tanker minyak Iran di dekat Gibraltar. Sebagai balasan, Iran menyita tanker berbendera Inggris.

Amerika dan Iran saling menembak jatuh pesawat tak berawak dan negara-negara Barat menuduh Teheran melakukan serangan lain terhadap kapal-kapal di Teluk, di mana seperlima produksi minyak dunia melewati Selat Hormuz. [my/pp]

XS
SM
MD
LG