Tautan-tautan Akses

Sekelompok penyerang tak dikenal di Pakistan telah melancarkan serangan yang membuat seorang wartawan investigatif luka parah di Islamabad.

Para penyerang bersepeda motor itu mencegat mobil Ahmed Noorani di ruas jalan yang ramai, menyeretnya keluar dan menyerangnya dengan pentungan sebelum kabur meninggalkan lokasi kejadian, kata para saksi mata dan polisi. Dokter mengatakan Noorani dirawat di rumah sakit utama di ibukota, dan menyebut kondisinya “stabil.”

Noorani yang kerap berbicara blak-blakan bekerja untuk harian berbahasa Inggris "The News."

Serangan tersebut mendorong kecaman luas dari politisi dan jurnalis, yang menyerukan agar para pelaku segera diajukan ke muka hukum.

Belum ada seorangpun yang mengaku bertanggungjawab.

Serangan hari Jumat ini (27/10) terjadi sementara personel yang terkait dengan media tersebut di provinsi Baluchistan, Pakistan Baratdaya, diserang berkali-kali pekan ini, sehingga mencederai delapan orang.

Militan separatis belakangan ini memperingatkan jurnalis dan media lokal bahwa jika pernyataan mereka tidak diterbitkan, mereka akan melancarkan serangan hukuman.

Kekerasan terhadap wartawan bukan hal jarang di Pakistan, yang oleh organisasi pemantau HAM dianggap termasuk salah satu negara di dunia yang paling berbahaya bagi jurnalis. Militan, geng-geng penjahat dan badan-badan pemerintah dipersalahkan atas kekerasan itu. Sekitar 120 wartawan telah tewas di Pakistan dalam 15 tahun belakangan. [uh]

XS
SM
MD
LG