Tautan-tautan Akses

Wartawan Meksiko yang Diculik Ditemukan Tewas


ARSIP - Frida Ortiz, istri wartawan Salvador Adame Pardo, berbicara ke media selama unjuk rasa terhadap menghilangnya Adame pada tanggal 18 Mei, di luar kantor Kejaksaan Agung di Mexico City, Meksiko, 1 Juni 2017 (foto: REUTERS/Carlos Jasso)

Dari hasil tes DNA, mayat yang terbakar hangus yang ditemukan di negara bagian Michoacan dipastikan sebagai mayat Salvador Adame, Direktur Stasiun televisi lokal 6TV

Mayat yang terbakar hangus dari seorang reporter yang hilang telah ditemukan di negara bagian Michoacan, Meksiko barat, menjadi tujuh jumlah wartawan yang terbunuh di negara itu tahun ini.

Salvador Adame, Direktur Stasiun televisi lokal 6TV, diculik pada 18 Mei di kota Nueva Italia, 400 kilometer sebelah barat Meksiko City.

Pejabat negara bagian mengatakan Senin, mayat Adame itu ditemukan pertengahan Juni dan diidentifikasi dengan tes DNA.

Penculikan Adame terjadi setelah wartawan terkemuka Javier Valdez ditarik keluar dari mobilnya dan dibunuh di siang hari bolong di Culiacan, di negara bagian Sinaloa, Meksiko.

Komite Perlindungan Wartawan (CPJ) yang berbasis di New York mengatakan, 40 wartawan telah dibunuh di Meksiko sejak 1992 karena alasan yang dipastikan terkait dengan pekerjaan mereka. Ada 50 orang lagi yang dibunuh dalam periode yang sama karena alasan yang belum dijelaskan.

Menurut CPJ, sedikitnya empat dari wartawan yang dibunuh tahun ini akibat pembalasan langsung atas pekerjaan mereka, menjadikan Meksiko negara paling berbahaya di belahan Barat bumi untuk pekerja media.

Pada hari Senin, jaksa federal di Meksiko mengatakan mereka akan meminta bantuan FBI dan kelompok internasional lainnya dalam menyelidiki laporan adanya kegiatan berteknologi tinggi dalam memata-matai wartawan dan pembela hak asasi manusia di Meksiko. [ps/al]

XS
SM
MD
LG