Tautan-tautan Akses

Wartawan Banyak Tewas Dibunuh, Koran Di Meksiko Ditutup


Seorang pria mengusung foto wartawan Meksiko, Miroslava Breach, yang ditembak mati di negara bagian sebelah utara Chihuahua, hari Kamis, dalam sebuah pawai di Mexico City, hari Sabtu tanggal 25 Maret 2017 (foto: AP Photo/Eduardo Verdugo)

Karena situasi yang tidak aman bagi wartawan, Norte, sebuah koran lokal di Juarez, kota perbatasan Meksiko, mulai hari Minggu dinyatakan tutup.

Norte, koran lokal di Juarez, kota perbatasan Meksiko, mulai hari Minggu dinyatakan tutup karena situasi yang tidak aman bagi wartawan. Meksiko adalah salah satu negara paling mematikan di dunia bagi pekerja media.

Eksekutif Norte, Oscar Cantu Murguia memberitahu pembaca tentang penutupan itu dalam surat perpisahan berjudul ÔÇťAdios!'' yang dimuat pada halaman depan koran dan online media itu. Ia mengutip pembunuhan wartawan Miroslava Breach baru-baru ini di kota Chihuahua. Kota tersebut, seperti Juarez, terletak di negara bagian Chihuahua. Breach adalah reporter untuk koran nasional La Jornada, yang juga berkolaborasi dengan Norte.

Di Meksiko, iklan pemerintah menjadi sumber utama pemasukan banyak media berita. Kritikus media menilai ketergantungan pada iklan pemerintah sering menyebabkan lunaknya pemberitaan tentang pemerintah dan sensor diri.

Setidaknya 38 wartawan tewas di Meksiko sejak tahun 1992 dengan motif yang dikukuhkan sebagai terkait pekerjaan mereka, menurut Komite Perlindungan Wartawan. Kelompok advokasi media yang berbasis di New York itu mengatakan 50 lainnya dibunuh pada periode yang sama dengan alasan yang tidak jelas.

Serentetan serangan terhadap wartawan di Meksiko terjadi pada bulan Maret. [ka]

XS
SM
MD
LG