Tautan-tautan Akses

Warga Wuhan Ragukan Klaim soal Tak Ada Lagi Pasien Covid-19 di Kotanya


Petugas medis merawat pasien COVID-19 di rumah sakit Wuhan, China bulan Maret lalu (foto: dok).
Petugas medis merawat pasien COVID-19 di rumah sakit Wuhan, China bulan Maret lalu (foto: dok).

Para pejabat China mengatakan tidak ada lagi pasien virus corona di rumah sakit di seluruh provinsi Hubei, yang ibukotanya, Wuhan, adalah pusat dari pandemik global. Namun, banyak warga dan pengguna internet tetap skeptis dengan klaim pemerintah itu.

“Mengingat masalah asimetri informasi yang kami hadapi, firasat saya mengatakan bahwa laporan nol pasien itu hanyalah sebuah peragaan politik setelah pihak berwenang mengumumkan sebelumnya bahwa tidak ada perawatan yang diperlukan bagi pasien yang pulih dengan hasil tes positif,” kata seorang warga Wuhan kepada VOA, Senin (27/4)melalui sebuah aplikasi media sosial.

Warga itu minta diidentifikasi sebagai “Mr. Yang” saja untuk alasan keamanan.

China melakukan peragaan politik seperti itu karena “ancaman penutupan pabrik-pabrik telah menyebabkan dampak yang lebih buruk pada rezim yang berkuasa daripada akibat dari virus itu sendiri,” tambah Yang.

Yang merujuk pada komentar yang dibuat oleh Jian Yahui, seorang pejabat di Komisi Kesehatan Nasional China. [lt/jm]

Recommended

XS
SM
MD
LG