Tautan-tautan Akses

AS

Wakil Presiden AS: 'We Are All Vegas Strong'


Wakil Presiden Mike Pence didampngi istri, Karen, kiri, dan Wali Kota Las Vegas Carolyn Goodman pada saat berbicara di Balai Kota Las Vegas, di Las Vegas, Nevada, 7 Oktober 2017.

Wakil Presiden Amerika Michael Pence berkunjung ke Las Vegas Sabtu (7/10) untuk menyampaikan duka cita kepada penduduk dan pengunjung kota itu yang terguncang oleh penembakan massal di sebuah konser musik Country Minggu pekan lalu (1/10) yang menewaskan 58 orang.

Didampingi istrinya, Karen, Pence berbicara kepada massa yang berkumpul untuk mengenang korban penembakan itu. Penembakan di Las Vegas adalah penembakan massal dengan korban tewas terbanyak dalam sejarah modern Amerika.

Sementara itu, agen-agen federal mulai memindahkan barang-barang yang ditinggal di lokasi penembakan ketika penonton melarikan diri. Di antara barang-barang itu terdapat ransel, dompet, kereta dorong bayi, dan kursi taman, yang bertumpuk tinggi hari Sabtu ketika dimasukkan ke dalam truk. Agen-agen itu akan mulai mengembalikan barang-barang itu kepada pemiliknya minggu depan.

Penyidik terus menggali kemungkinan motif pelaku penembakan, Stephen Paddock, seorang penjudi berusia 64 tahun, yang bunuh diri setelah menembak berulang kali ke arah massa. Hampir 500 orang terluka hari Minggu, selain 58 orang yang tewas.

Berdasarkan penemuan penyelidik, Paddock merencanakan serangannya secara rinci, memilih kamar hotelnya dengan cermat dan memodifikasi selusin senjata supaya bisa menembak dengan cepat, layaknya senjata otomatis. Ia juga memasang kamera di dalam dan luar kamar hotel untuk mengawasi petugas keamanan yang menuju kamarnya.

Dalam beberapa hari ini, para pakar juga menemukan bahwa Paddock juga memesan kamar hotel yang menghadap ke panggung besar konser terbuka lainnya, termasuk Lollapalooza di Chicago Agustus lalu dan pertunjukan Life is Beautiful di Las Vegas akhir September. [ka]

XS
SM
MD
LG