Tautan-tautan Akses

AS

Wakil Jaksa Agung AS Bela Mueller Terkait Penyelidikan Pilpres 2016


Wakil Jaksa Agung Rod Rosenstein berbicara di hadapan Komite Hukum DPR dalam rapat dengar pendapat di Capitol Hill, 13 Desember 2017.

Wakil Jaksa Agung Amerika, Rod Rosenstein, mengatakan kepada anggota parlemen, Rabu (13/12), dia tidak punya alasan untuk memberhentikan Robert Mueller, yang memimpin penyelidikan khusus mengenai kemungkinan keterlibatan tim kampanye Donald Trump dengan Rusia dalam pemilihan presiden pada 2016.

Rosenstein memberikan kesaksian di depan Komite Kehakiman DPR sehari setelah dikeluarkannya ratusan pesan teks berisi komentar anti-Trump antara dua pejabat FBI dalam tim penyelidik Muelle, yang menimbulkan pertanyaan tentang kenetralan badan penegak hukum itu.

Rosenstein, yang mengangkat Mueller dan mengawasi pekerjaan timnya, menghadapi pertanyaan tentang Mueller dari anggota komite Demokrat, Jerrold Nadler.

Pertanyaan tentang integritas penyelidikan tim khusus itu muncul setelah agen kontra-intelijen FBI, Peter Strzok, diberhentikan musim panas lalu dari tim Mueller setelah ditemukannya pesan-pesan pendek yang dikirim oleh Strzok kepada Lisa Page, seorang pengacara FBI yang ditugaskan membantu tim agen-agen FBI dan jaksa yang menyelidiki keterlibatan Rusia dalam pemilu.

Pesan tersebut, pertama kali diungkapkan dalam laporan berita awal bulan ini, diberikan kepada komite Kongres.

Trump dan anggota parlemen Partai Republik menggunakan hal tersebut untuk menuduh bahwa FBI telah dicemari secara politis dan mengatakan kesimpulan yang dibuat oleh tim Mueller tidak dapat dipercaya. [sp/ii]

XS
SM
MD
LG