Tautan-tautan Akses

AS

Virus Corona Bisa Persempit Pilihan Biden untuk Calon Wakil Presiden


Mantan Wapres AS Joe Biden

Untuk Joe Biden, kandidat Presiden Partai Demokrat yang berusia 77 tahun, memilih pasangan wakil presiden selama pandemik virus corona menjadi semakin penting. Biden sudah berjanji akan menunjuk seorang kandidat wakil presiden perempuan, dan spekulasi beredar bahwa dia akan memilih seorang senator perempuan. Tetapi memilih gubernur perempuan yang terampil dalam mengelola kesehatan publik dan krisis ekonomi pada saat ini mungkin lebih bermakna dibandingkan memilih seorang senator.

Mantan Presiden Barack Obama hari Selasa memuji pengalaman dan empati mantan Wakil Presiden Joe Biden ketika dia mengumumkan dukungannya untuk tokoh yang diduga akan menjadi calon presiden dari Partai Demokrat itu.

“Memilih Joe untuk menjadi wakil presiden saya adalah salah satu keputusan terbaik yang pernah saya buat, dan dia menjadi seorang sahabat dekat,” kata Obama.

Di tengah-tengah perebakan virus corona dan penutupan ekonomi di seluruh Amerika, Joe Biden kemungkinan harus memilih pasangannya yang berpengalaman dalam menanggapi sebuah krisis. Demikian kata Kyle Kopko, profesor ilmu politik di Elizabethtown College.

“Dia benar-benar harus berpikir secara mendalam tentang kebijakan ke depan. Ini akan menjadi sebuah isu kampanye yang penting. Jadi perlu seseorang yang berpengalaman menanggapi krisis baik pada tingkat nasional maupun negara bagian.”

Selain berjanji menunjuk seorang perempuan sebagai kandidat wakil presiden, juga pada usia 77 tahun, Biden sendiri mengakui bahwa dia harus memilih seorang kandidat wakil presiden yang mampu segera mengambil-alih kepemimpinan apabila dibutuhkan.

“Tidak ada negara yang berhasil dari segi ekonomi pada abad ke 21 ini kalau terus membiarkan perempuan tertinggal. Dibutuhkan kandidat yang 50 persen mampu berpikir, dan 50 persen mampu bertindak,” kata Biden.

Pilihan yang kini berada di peringkat atas termasuk Senator Kamala Harris dari Kalifornia, Senator Amy Klobuchar dari Minnesota, dan Senator Elizabeth Warren dari Massachussetts.

Masing-masing kandidat ini punya kekuatan maupun kelemahan. Advokasi Warren untuk layanan kesehatan menyeluruh bentrok dengan pandangan sentris Biden. Harris seorang perempuan kulit berwarna akan sangat membantu Biden di kalangan pemilih kulit hitam.

Malahan di kalangan masyarakat kulit hitam, banyak yang mengusulkan Stacey Abrams seorang legislator kulit hitam dari negara bagian Georgia.

Kembali pada masalah ketrampilan eksekutif tadi, belakangan ini Gubernur Michigan Gretchen Whitmer sedang naik daun karena ketegasannya dalam upaya perlawanan virus corona. Kemungkinan lainnya adalah Gubernur New Mexico Michelle Lujan Grisham yang mampu mendorong penyertaan warga Latino.

Sepertinya keputusan akhir Biden akan jatuh pada kandidat wakil presiden yang siap memerintah dan juga menyemangati basis Partai Demokrat. [jm/lt]

XS
SM
MD
LG