Tautan-tautan Akses

Venezuela Tutup Hubungan Udara dan Laut dengan 3 Pulau Karibia


Presiden Venezuela Nicolas Maduro (Foto: dok).

Presiden Venezuela Nicolas Maduro telah memerintahkan penutupan semua hubungan udara dan laut ke tiga negara pulau selama tiga hari, dengan alasan adanya perdagangan illegal barang dan sumber daya.

Maduro mengeluarkan pengumuman itu Jumat malam (12/1) dalam penampilan televisi. Ia mengatakan pulau-pulau Aruba, Bonaire dan Curacao menjalankan praktik perdagangan gelap (black markets) dengan mengambil emas, berlian, tembaga dan produk pangan dari Venezuela dan menjualnya secara illegal. “Mafia sedang melancarkan perang terhadap listrik kita, mereka mencuri tembaga kita dan mereka menjualnya secara ilegal.”

Pulau-pulau Karibia yang dikenal dengan nama “pulau-pulau ABC,” karena itulah huruf pertama nama ketiga pulau itu, tidak jauh dari pantai utara Venezuela. Ketiga pulau tersebut adalah tempat pendaratan popular bagi warga Venezuela yang mengungsi dari kekurangan pangan di Venezuela.

Ini bukanlah pertama kalinya Maduro menutup perbatasan ketika negara itu sedang mengalami kesulitan. Ia pernah menutup perbatasan dengan Colombia tahun 2015 dan sekali lagi tahun 2016, dengan menuduh organisasi kejahatan Kolombia menimbun mata uang Venezuela.

Para pengkritik penutupan perbatasan oleh Maduro mengatakan penutupan tidak dapat menghentikan perdagangan illegal, tetapi ampuh menghambat warga Venezuela keluar dari negara itu untuk membeli perbekalan pada masa kekurangan. [gp]

Opini Anda

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG