Tautan-tautan Akses

Venezuela Tolak Dimasukkan dalam Daftar Larangan Perjalanan AS


Menteri luar negeri Venezuela, Jorge Arreaza berbicara pada Sidang Umum PBB di New York, Senin (25/9).

Menteri luar negeri Venezuela, Jorge Arreaza menolak negaranya dimasukkan ke dalam daftar larangan perjalanan pemerintah AS dan mengatakan, Presiden Donald Trump bertindak seperti "kaisar dunia" di Majelis Umum PBB pekan lalu.

"Hari ini, kita harus melaporkan kepada dunia bahwa rakyat kami telah secara langsung diancam oleh presiden Amerika dengan menggunakan kekuatan militer paling kuat yang pernah ada dalam sejarah umat manusia," kata Arreaza.

Arreaza mengacu pada ucapan Presiden Trump pada 11 Agustus, dengan mengatakan, dia tidak akan mengesampingkan "opsi militer" di Venezuela, karena rezim Nicolas Maduro terus berusaha memperkokoh kekuasaan.

Amerika memberlakukan sanksi hari itu kepada Presiden Maduro dan lebih dari dua lusin mantan pejabat Venezuela lainnya.

"Venezuela akan selalu berurusan dengan pemerintah Amerika dengan saling menghormati," kata Arreaza. "Tetapi sebagai orang merdeka, kami siap membela kedaulatan, kemerdekaan dan demokrasi kami dalam skenario apapun dan dengan cara apapun."

Pada sebuah konferensi pers setelah pidatonya di depan delegasi PBB, Menteri Luar Negeri Arreaza mengatakan, langkah pemerintahan Trump untuk menambahkan Venezuela di dalam daftar larangan perjalanan yang diperluas adalah sebuah "agresi baru" dan ditujukan untuk mempengaruhi opini publik di AS melawan pemerintahan Maduro. Arreaza mengulangi bahwa Venezuela tidak menentang gagasan dialog, dan mengatakan pemerintahnya sedang mencari saluran untuk menghubungi pemerintah AS. [ps/ii]

Opini Anda

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG