Tautan-tautan Akses

Upaya Penyelesaian Konflik Yaman Semakin Meningkat pasca Serangan di Saudi


Para anggota suku di Yaman memberikan dukungan bagi gerakan Houthi dalam aksi di Sanaa, Yaman (21/9).
Para anggota suku di Yaman memberikan dukungan bagi gerakan Houthi dalam aksi di Sanaa, Yaman (21/9).

Upaya penyelesaian konflik yang telah berlangsung selama 5 tahun di Yaman semakin meningkat, menyusul terjadinya serangan drone dan misil atas kilang minyak Arab Saudi bulan lalu.

Meski pemberontak Houthi mengklaim serangan udara itu, sebagian besar pengamat wilayah TelukPersia menilai serangan yang terkoordinasi dengan baik atas kilang minyak Abqaiq dan Khurais kemungkinan dilakukan oleh Iran.

Mereka menyebut para aktor Regional dan Barat menilai penting untuk mencegah konflik yang semakin meluas dengan Iran. Konflik tersebut menyulut koalisi Arab Saudi yang mendukung pemerintah Yaman dalam melawan pemberontak Houthi yang didukung Iran. Iran terus membantah keterlibatannya dalam serangan itu.

Sejumlah analis meyakini pemberontak Houthi mengambil dua cara untuk memenangkan perang. Senin lalu, mereka membebaskan 290 tawanan, termasuk korban selamat dari serangan udara Arab Saudi di penjara, untuk mengadakan pembicaraan. Namun pekan lalu mereka mengklaim, tanpa memberikan cukup bukti, telah membunuh ratusan tentara dalam sebuah serangan di wilayah Arab Saudi dan menawan ribuan lainnya.

Mereka nampak tengah menjaga momentum militer di tengah tekanan gencatan senjata. Para pengamat menilai Arab Saudi melihat peperangan di wilayah selatan perbatasan menimbulkan ancaman lebih besar dari sebelumnya. (ti/ii)

XS
SM
MD
LG