Tautan-tautan Akses

Unjuk Rasa Warga Venezuela Tuntut Pembagian Daging Babi


Seorang demonstran bentrok dengan polisi anti huru-hara dalam unjuk rasa di Caracas, Kamis (28/12).

Rakyat Venezuela yang marah karena kurangnya bahan pangan dan harga-harga yang mahal, berdemonstrasi di ibu kota Caracas, menuntut jatah pembagian daging babi yang dijanjikan pemerintah untuk merayakan hari libur akhir tahun.

“Sistem politik dan ekonomi negeri ini membunuh kami dengan kelaparan,” kata Juana Medina, seorang demonstran, kepada VOA.

Demonstrasi anti-kelaparan yang serupa telah berlangsung di banyak bagian Venezuela sejak minggu lalu.

Jatah daging babi itu, yang disebut oleh pemerintah sebagai “Hadiah Natal Kombinasi”, dan dijanjikan oleh Presiden Nicolas Maduro bulan lalu, sampai hari Kamis kemarin belum juga dibagikan kepada sebagian besar dari 30 juta rakyat Venezuela yang miskin.

Presiden Maduro menyalahkan Portugal karena tidak mengirim daging babi itu, tapi perusahaan agribisnis Portugal Raporal mengatakan telah menahan pengiriman daging babi Natal itu karena pemerintah Venezuela masih banyak berhutang untuk kiriman daging ham yang dikirim tahun lalu.

Menurut Pusat Analisis Sosial Federasi Guru-guru Venezuela, makanan pokok untuk keluarga yang beranggota lima orang mencapai 13 juta bolivar atau 130 dollar Amerika tiap bulan. Tapi karena nilai mata uang bolivar terus anjlok, para pekerja yang dibayar dengan upah minimum hanya mendapat kurang dari empat dollar setiap bulannya. [ii]

XS
SM
MD
LG