Tautan-tautan Akses

AS

Trump: Perundingan dengan Juncker “Kemenangan Ekonomi Besar”


Presiden AS Donald Trump (kanan) menerima Presiden Komisi Eropa Jean-Claude Juncker di Gedung Putih, Kamis (26/7).

Satu hari setelah mencapai “gencatan senjata” dalam perang dagang yang terus meningkat dengan Uni Eropa, Presiden AS Donald Trump menggambarkan pembicaraannya dengan Presiden Komisi Eropa Jean-Claude Juncker sebagai “kemenangan ekonomi yang besar.” Tapi ia tidak memberikan rincian lebih lanjut.

“Kami baru saja membuka pasar Eropa bagi kalian, para petani,” kata Trump dalam sebuah pertemuan di Iowa. “Kalian baru saja mendapat pasar yang besar.”

Iowa adalah salah satu negara bagian dimana banyak usaha pertanian yang terkena tindakan balasan oleh China setelah Trump mengenakan tarip impor atas barang-barang buatan negeri itu.

Tidak lama kemudian, ketika berbicara dengan para pekerja pabrik baja di Granite City, Illinois, Trump mengatakan, “Kita tidak akan membiarkan China ataupun negara lain menolak keputusan kita yang berdasarkan kepentingan keamanan nasional.”

Eropa telah sepakat “untuk membeli, dengan segera, kacang kedelai Amerika dalam jumlah besar, karena China berusaha merugikan para petani Amerika,” kata Trump.

Presiden Trump mengatakan pemerintahannya telah mengambil “tindakan yang paling keras untuk menanggapi praktek-praktek perdagangan China yang sangat merugikan.” Trump juga menuduh China melakukan pencurian besar-besaran atas hak milik intelektual Amerika.

Kata Trump lagi, sebagai hasil tarif impor yang dikenakannya atas barang-barang dari mitra dagang Amerika, “pabrik-pabrik yang banyak menganggur di Amerika kini telah kembali bekerja penuh.”

Di tengah komitmen yang kabur tentang janji Eropa membeli kedelai Amerika, dan pembangunan terminal gas alam cair untuk menampung kiriman gas alam dari Amerika, Trump dan Juncker hari Rabu sepakat tidak akan mengenakan tarif-tarif impor baru sambil perundingan berjalan.

Menteri Keuangan Amerika Steven Mnuchin menyebut komitmen Eropa itu sebagai “perjanjian dalam prinsip”, tapi Trump mengatakan di Iowa bahwa ia dan Juncker sepakat akan mengeluarkan “letter of intent”, atau dokumen yang menyatakan akan mengadakan perjanjian yang lebih konkrit.

Presiden Perancis Emmanuel Macron hari Kamis menepiskan akan adanya perjanjian besar, karena “konteksnya tidak memungkinkan saat ini.”

Macron menjelaskan bahwa ia menentang pembicaraan tentang ekspor bahan-bahan pertanian dalam perundingan

tentang sengketa perdagangan. Ia menambahkan bahwa pemerintahan Trump juga harus membatalkan tarif impor baja dan aluminium yang berlaku saat ini. [ii]

XS
SM
MD
LG