Tautan-tautan Akses

Trump: Laporan Mueller Buktikan Tak Ada Kolusi dengan Rusia dalam Pemilu AS


Presiden AS Donald Trump berbicara di Gedung Putih, Kamis (18/4).
Presiden AS Donald Trump berbicara di Gedung Putih, Kamis (18/4).

Presiden AS Donald Trump mengatakan ia telah sepenuhnya dibebaskan atau dinyatakan tidak terlibat dalam campur tangan Rusia terhadap pemilu presiden Amerika tahun 2016, seiring dikeluarkannya laporan jaksa penyidik khusus yang sudah disensor hari Kamis ini (18/4).

Tidak lama setelah Jaksa Agung William Barr memberi penjelasan singkat kepada wartawan tentang laporan jaksa penyidik khusus Robert Mueller, dalam suatu acara yang tidak ada hubungannya dengan Gedung Putih, Presiden Donald Trump mengatakan “ini hari yang baik” karena Mueller mendapati “tidak ada kolusi, tidak ada upaya menghalangi keadilan.”

“Ini seharusnya tidak pernah terjadi lagi pada presiden lain. Ini hoaks. Ini seharusnya tidak terjadi pada presiden lain lagi,” kata Trump.

Dalam laporan setebal lebih dari 400 halaman yang sudah disensor dan dikeluarkan Jaksa Agung William Barr hari Kamis, dikatakan bahwa pada bulan Juni 2017 Trump memerintahkan Penasehat Gedung Putih Don McGahn untuk memberitahu Barr bahwa Mueller harus diberhentikan karena konflik kepentingan.

Laporan itu mengatakan “McGahn tidak menjalankan perintah itu dan memutuskan untuk mengundurkan diri daripada memicu apa yang ia anggap sebagai potensi Saturday Night Massacre.” Terminologi “Saturday Night Massacre” ini merujuk pada tindakan Presiden Richard Nixon memecat sejumlah pejabat penegak hukum pada bulan Oktober 1973 yang juga dikenal sebagai era "skandal Watergate".

Akhir bulan lalu dalam kesimpulan temuan Mueller, itu, Barr mengatakan jaksa penyidik khusus itu menyimpulkan bahwa Mueller tidak berkolusi dengan Rusia, tetapi tidak memutuskan apakah Trump telah menghalangi jalannya penyelidikan atau tidak.

Tetapi sejumlah hal yang terungkap dalam laporan jaksa penyidik khusus itu tampaknya akan mendorong kecaman Kongres lebih jauh terhadap Presiden Trump dan tim kampanye pemilunya tahun 2016 lalu.

Komite Kehakiman DPR yang dikuasai Demokrat hari Kamis (18/4) mengeluarkan surat meminta Mueller untuk memberi kesaksian di hadapan panel komite itu “sesegera mungkin.” (em)

XS
SM
MD
LG