Tautan-tautan Akses

AS

Trump Kurangi Hukuman Teman Lamanya Roger Stone


Roger Stone, tengah, meninggalkan pengadilan federal di Washington, Kamis, 20 Februari 2020. Loyalis dan sekutu Presiden Donald Trump, Roger Stone dijatuhi hukuman lebih dari tiga tahun di penjara federal. (Foto: AP)

Presiden Donald Trump menelpon Roger Stone untuk memberi tahu orang kepercayaan politiknya bahwa ia akan mengurangi hukumannya untuk kejahatan yang berkaitan dengan penyelidikan Rusia, kata Stone kepada The Associated Press pada hari Jumat (10/7), hanya beberapa hari sebelum ia dijadwalkan masuk penjara.

Gedung Putih kemudian mengkonfirmasi pengurangan hukuman itu dalam sebuah pernyataan, dengan mengatakan Stone adalah korban "berita palsu" mengenai Rusia.

Langkah ini, meskipun bukan pengampunan penuh, sudah pasti akan mengejutkan para pengecam yang telah lama mengecam intervensi presiden yang berulang kali dalam sistem peradilan negara.

"Presiden memberi tahu saya ia menganggap persidangan saya tidak adil," kata Stone kepada AP melalui telepon dari Fort Lauderdale, Florida. Stone mengatakan menyampaikan rasa terima kasihnya dan membuka botol minuman Champagne.

Stone pada Februari dijatuhi hukuman tiga tahun dan empat bulan penjara karena berbohong kepada Kongres, menghalangi para saksi dan menghalangi penyelidikan DPR apakah kampanye Trump berkolusi dengan Rusia untuk memenangkan pemilu 2016. Ia dijadwalkan masuk penjara pada hari Selasa.

Pengurangan hukuman ini tidak akan menghapus vonis kejahatan Stone seperti halnya pengampunan penuh, tetapi akan membebaskannya dari menjalani hukuman penjara.

Tindakan itu, yang sudah membayangi Trump dalam beberapa hari terakhir, mencerminkan kemarahannya yang masih melekat atas penyelidikan Rusia dan merupakan bukti atas keyakinannya bahwa ia dan rekan-rekannya diperlakukan dengan tidak benar oleh petugas dan jaksa penuntut. [my/pp]

XS
SM
MD
LG