Tautan-tautan Akses

AS

Trump Kembali Serang McCain, Beberapa Bulan Setelah Kematiannya, atas Perannya dalam Penyelidikan Rusia


Dari kiri, mendiang Senator John McCain dari Arizona dan Presiden Donald Trump

Presiden AS, Donald Trump, mengeluarkan kecaman baru terhadap mendiang Senator John McCain, hampir tujuh bulan setelah mantan tahanan perang Vietnam itu meninggal karena kanker otak.

Dalam tiga komentar di Twitter pada hari Sabtu dan Minggu, Trump berpendapat anggota senat dari Partai Republik itu membantu memicu penyelidikan jaksa khusus Robert Mueller yang berlangsung lama mengenai hubungan antara kampanye pemilu Trump 2016 dan Rusia, dan kembali mengeluh mengenai pemberian suara McCain tahun 2017 yang menggagalkan upaya Trump membatalkan kebijakan asuransi kesehatan nasional.

Komentar Trump memicu komentar balasan dari putri McCain, Meghan McCain dan beberapa anggota Kongres. Setelah serangan pertama terhadap mendiang ayahnya, Meghan McCain mencuit, "Tidak ada yang akan mencintaimu seperti mereka mencintai ayah saya, andai saja saya diberikan lebih banyak hari Sabtu bersamanya. Barangkali lebih baik habiskan waktu dengan keluarga anda daripada terobsesi dengan ayah saya?"

Ketika Trump melancarkan serangan lagi hari Minggu, putri McCain berkata, "Ayah saya hidup bebas tanpa membayar sewa di benak Anda," dalam sebuah tweet yang kemudian tampaknya dihapus.

Salah seorang teman terdekat McCain di Senat AS, Senator Partai Republik Lindsey Graham, seorang sekutu Trump, mengatakan, "Mengenai @SenJohnMcain dan pengabdiannya pada negaranya: Ia maju untuk mempertaruhkan nyawa demi negaranya, mengabdi secara terhormat dalam keadaan sulit, dan merupakan salah seorang senator paling berpengaruh dalam sejarah lembaga ini. Tidak ada satu pun dari pengabdiannya yang akan berubah atau berkurang." [my]

XS
SM
MD
LG