Tautan-tautan Akses

AS

Trump Ampuni 4 Kontraktor Blackwater


Presiden Donald Trump berbicara di Ruang Oval Gedung Putih di Washington, 27 Maret 2019. (Foto: AP)

Presiden Donald Trump pada hari Selasa (22/12) mengampuni 15 orang. Mereka antara lain sekutunya di Partai Republik, seorang pejabat dalam kampanye presiden 2016 yang terjerat hukum dalam penyelidikan Rusia, dan mantan kontraktor pemerintah yang dihukum dalam pembantaian tahun 2007 di Baghdad.

Meskipun adalah hal yang biasa bagi presiden untuk memberikan grasi menjelang akhir masa jabatan, Trump menegaskan bahwa ia tidak ragu untuk campur tangan dalam kasus yang melibatkan teman dan sekutu yang diyakininya telah diperlakukan tidak adil.

Empat mantan kontraktor pemerintah dari Blackwater Worldwide: Nicholas Slatten, Paul Slough, Evan Liberty dan Dustin Heard tercakup dalam kelompok yang diumumkan Selasa malam itu. Mereka dihukum dalam pembantaian tahun 2007 di Baghdad yang menyebabkan belasan warga sipil Irak tewas dan memicu keributan internasional atas penggunaan penjaga keamanan swasta dalam zona perang. Keempatnya menjalani hukuman penjara yang lama.

Pengampunan tersebut jelas mencerminkan kesediaan Trump menerima alasan tentara dan kontraktor Amerika untuk membuat keputusan dalam melakukan tindakan kekerasan di zona perang terhadap warga sipil.

November lalu, misalnya, ia mengampuni mantan komandan Angkatan Darat Amerika yang akan diadili tahun depan dalam pembunuhan tersangka pembuat bom Afghanistan dan mantan letnan Angkatan Darat yang dihukum karena membunuh dengan memerintahkan anak buahnya menembak tiga orang Afghanistan.

Trump juga meringankan hukuman lima orang, termasuk mantan anggota DPR dari fraksi Republik, Steve Stockman dari Texas. [ka/ab]

XS
SM
MD
LG