Tautan-tautan Akses

AS

Trump akan Tekankan Ekonomi yang Kuat dalam Pidato SOTU


Presiden Donald Trump berbicara kepada media setibanya di Gedung Putih di Washington, 26 Januari 2018, dari Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss.

Presiden AS Donald Trump akan menyampaikan pidato kenegaraan State of the Union pertamanya di Kongres hari Selasa (30/1). Para anggota Kongres dan banyak penonton TV di seluruh dunia akan menyimak prioritas presiden tahun 2018 terkait kebijakan dalam dan luar negeri.

Trump akan mengucapkan pidato di hadapan sidang gabungan Kongres tahun lalu, tapi tidak dianggap sebagai pidato State of the Union karena dia baru menjabat beberapa minggu.

"Malam ini saya ingin menyampaikan pesan yang menyatukan dan menguatkan, dan merupakan pesan yang disampaikan dari lubuk hati," kata Trump.

Tahun ini, presiden diperkirakan akan menekankan ekonomi AS yang kuat. Namun sejauh ini ekonomi yang meningkat belum membantu mendongkrak tingkat persetujuan publik bagi Trump. Kalangan Demokrat mengeluh dia tidak jelas mengenai prioritasnya. Ketua Fraksi Demokrat di Senat Chuck Schumer mengatakan, "Para pemuka Republik tidak mau jalan sendiri. Mereka takut dengan Presiden Trump. Mereka ingin tahu apa yang akan dia lakukan. Tapi dia tidak memberitahu mereka untuk melakukan apapun."

Pidato itu merupakan peluang bagi presiden untuk menggalang dukungan publik, kata Morton Blackwell, seorang republik dari Institut Leadership

“"Saya yakin situasi akan berbalik, terkait jajak pendapat Republik versus Demokrat, dan saya rasa popularitas presiden akan naik," tambahnya.

Namun Trump, menghadapi negara yang terpecah belah secara tajam, kata Jim Kessler, seorang Demokrat.

Penyelidikan terkait Rusia akan membayangi pidato itu, termasuk beberapa laporan bahwa presiden memerintahkan pemecatan penyelidik khusus Robert Mueller tahun lalu, dan menarik perintah itu ketika penasihat Gedung Putihnya mengancam mundur.

Penyelidikan itu diperkirakan akan menjadi isu dalam pemilihan anggota Kongres tahun ini, kata pengamat John Hudak dari Brookings Institution.

'Penyelidikan yang dilakukan Mueller membayangi pemerintahan ini terus menerus, dan itu juga akan menjadi sesuatu yang menjadi faktor yang mempengaruhi penilaian para pemilih terhadap Partai Republik," jelasnya.

Selain bidang ekonomi, perdagangan dan imigrasi, Trump diperkirakan juga akan menyampaikan tantangan kebijakan luar negeri termasuk Korea Utara, Iran dan Afghanistan. [nm/al]

XS
SM
MD
LG