Tautan-tautan Akses

Tes Darah Beri Hasil Menggembirakan tentang Kanker


Seorang pasien tengah diambil darahnya di Jefferson University Hospital, Philadelphia, 28 April 2015. (Foto: dok).

Para ilmuwan di Universitas Johns Hopkins (JHU) di Amerika Serikat melaporkan kemajuan dalam mengembangkan suatu tes darah untuk mendeteksi delapan jenis kanker pada tahap dini, termasuk di antaranya kanker yang paling mematikan, yang sekarang ini sulit dideteksi dengan perangkat pemeriksaan yang ada.

Tes ini mendeteksi sekitar 70 persen kanker dalam sampel darah dari 1.000 lebih pasien. Dalam penelitian yang hasilnya diterbitkan hari Kamis (18/1) di jurnal Science, ilmuwan JHU mempelajari seberapa efektif tes eksperimen mereka dalam mendeteksi kanker pada orang-orang yang telah didiagnosis dengan penyakit itu.

Para ilmuwan sebelumnya berfokus pada tes biopsi cairan yang mencari DNA termutasi yang mengapung bebas di dalam darah dan protein-protein terkait kanker, dalam upaya menemukan kanker sebelum sel-sel ini menyebar lebih jauh dan menentukan kesempatan yang lebih baik untuk mengobati kanker.

Kanker ovarium adalah yang paling mudah dideteksi, disusul oleh kanker hati, lambung, pankreas, esofagus, usus, paru-paru dan payudara.

Untuk kanker ovarium, hati, lambung, pankreas dan esofagus yang sekarang belum ada tes untuk mendeteksinya, tingkat sensitivitas tes darah itu berkisar dari 69 hingga 98 persen.

Namun tes ini belum siap digunakan dan perlu divalidasi dalam penelitian yang lebih besar yang sedang berlangsung sekarang ini terhadap populasi secara umum, bukannya khusus pada pasien kanker, untuk mengetahui efisiensinya. [uh]

XS
SM
MD
LG