Tautan-tautan Akses

Tenis: Naomi Osaka Ganti Pelatih


Naomi Osaka berbincang dengan pelatihnya, Sascha Bajin (kiri) saat laga semifinal turnamen tenis internasional Brisbane melawan Lesia Tsurenko dari Ukraina di Brisbane, Australia, 5 Januari 2019. (Foto: AP)

Selang dua minggu setelah menyabet gelar grand slam kedua dari Australia Terbuka, Naomi Osaka secara mengejutkan memutuskan untuk tidak berlatih lagi dengan pelatih Sascha Bajin, kantor berita Associated Press melaporkan, Selasa (12/2).

Padahal, kemenangan tersebut berhasil membuatnya menjadi petenis nomor satu pada peringkat Asosiati Tenis Putri (WTA).

“Hai semuanya, saya sudah tidak bekerja sama lagi dengan Sascha,” kata Osaka dalam postingannya di Twitter pada Senin (11/2). “Saya berterima kasih atas pekerjaannya dan berharap yang terbaik untuknya di masa mendatang.”

Agen Osaka mengkonfirmasi hal ini kepada The Associated Press bahwa Ia tak lagi bekerja dengan Bajin, pelatih terbaik WTA 2018 dan mengatakan tidak ada komentar lebih lanjut terkait hal ini.

Kurang dari setengah jam setelah postingan Osaka, Bajin menanggapinya di Twitter. Dia mengucapkan terima kasih dan menulis, “Saya mengharapkan hanya yang terbaik juga. Benar-benar perjalanan yang menyenangkan. Terima kasih telah mengizinkan saya menjadi bagian dari ini.”

Osaka merekrut Bajin sebelum musim 2018.

Bajin sebelumnya sudah pernah bekerja dengan Serena Williams, Victoria Azarenka dan Caroline Wozniacki.

Osaka absen dari turnamen tenis Qatar Terbuka minggu ini dengan alasan cedera punggung yang dialaminya.

Petenis berusia 21 tahun ini mengalahkan Petra Kvitova dalam tiga set dalam laga final Australia Terbuka pada 26 Januari.

Gelar ini menambah daftar kemenangannya setelah menjuarai AS Terbuka September lalu dengan mengalahkan Serena Williams dalam dua set langsung.

Kemenangan beruntun ini membuat Osaka menjadi perempuan pertama yang memenangkan dua kejuaran besar berturut-turut sejak Williams meraih empat kemenangan berturut-turut pada 2014-2015.

Osaka menjadi perempuan termuda yang memulai debutnya di nomor satu sejak Wozniacki di umur 20 pada 2010 dan menjadi pemain tenis pertama dari Asia yang mencapai peringkat teratas dalam kejuaran tenis putri dan putra.

Ia lahir di Jepang. Ibunya adalah orang Jepang, sedangkan ayahnya adalah orang Haiti. Osaka pindah ke Amerika Serikat ketika berumur tiga tahun. Ia memiliki dua kewarganegaraan dan sekarang menetap di Florida. [er/ft]

XS
SM
MD
LG