Tautan-tautan Akses

Surat Kabar Australia Kembali Tampilkan Kartun Kontroversial Serena Williams


Kios penjualan koran dan majalah di Melbourne, Australia, memajang "The Herald Sun" yang menampilkan gambar karikatur Serena Williams, yang kontroversial, 12 September 2018. (Foto: dok).
Kios penjualan koran dan majalah di Melbourne, Australia, memajang "The Herald Sun" yang menampilkan gambar karikatur Serena Williams, yang kontroversial, 12 September 2018. (Foto: dok).

Surat kabar Australia "The Herald Sun", Rabu (12/9), kembali menampilkan gambar kartun petenis besar AS Serena Williams yang mengundang kontroversi. Tindakan surat kabar itu mengabaikan kecaman luas bahwa kartun itu bernuansa rasial.

Kartun karya Mark Knight itu pertama kali diterbitkan suratkabar yang berkantor pusat di Melbourne tersebut Senin lalu. Kartun itu menggambarkan, Willliams sedang dengan menginjak-nginjak raketnya yang rusak sementara wasit di belakangnya terlihat membujuk lawan Williams dengan mengatakan, “bisakah kau biarkan dia menang?”

Kartun itu menyoroti pertikaian hebat Williams dengan wasit Carlos Ramos dalam kekalahannya pekan lalu di final Turnamen Tenis AS Terbuka dari bintang yang sedang naik daun Naomi Osaka dari Jepang. Ramos memperingatkan dan menghukum Williams atas tiga pelanggaran peraturan, termasuk membanting raketnya di lapangan.

Kartun itu membangkitkan kemarahan karena penggambaran Knights mengenai Williams sebagai perempuan berukuran besar dengan bibir yang luar biasa tebal, stereotipe penggambaran perempuan-perempuan kulit hitam.

The Herald Sun menampilkan kembali kartun Knight itu bersama karikatur-karikatur orang-orang terkenal lainnya di halaman muka edisi Rabunya, dengan judul "Welcome to the PC World." [ab/uh]

XS
SM
MD
LG