Tautan-tautan Akses

AS

Suhu Sangat Dingin Diperkirakan Menyelimuti Sebagian Amerika


Seorang perempuan berjuang melawan angin kencang dan salju saat berjalan dari Adler Planetarium di Chicago ke Chicago Aquarium, di Chicago, Senin, 11 November 2019. (Foto: AP)

Musim gugur di sebagian besar wilayah Amerika kini terasa lebih dingin, seiring dengan anjloknya suhu udara.

Suhu dingin di sejumlah kota, mulai dari di kawasan Rocky Mountains hingga di dataran dan pantai timur Amerika, diperkirakan akan memecahkan rekor sejarah.

Di Chicago, salju setebal 15 sentimeter turun pada Senin sore (11/11) dan menyebabkan hampir 900 penerbangan di bandara internasional O’Hare dibatalkan. Landasan pacu yang licin menyebabkan sebuah pesawat American Airlines tergelincir.

Salju tebal juga diperkirakan akan menyelimuti Indiana, Michigan dan Vermont. Salju juga akan melanda sejumlah negara bagian lain.

Suhu di Chicago diperkirakan akan turun drastis hingga minus enam derajat Celsius Selasa (12/11) dini hari, atau berarti tujuh derajat lebih rendah dibanding catatan sejarah sebelumnya pada 12 November.

Sementara di Dallas, pada Senin (11/11) ini suhu anjlok dari 18 derajat Celsius menjadi 8 derajat Celsius dalam satu jam ketika arus dingin Arctic bergerak. Suhu di kota itu diperkirakan akan turun hingga di bawah minus satu derajat Celsius pada Selasa (12/11)dini hari. Hampir seluruh negara bagian diperkirakan akan lebih dingin dibanding biasanya, kecuali negara-negara bagian di bagian barat Rocky Mountains.

Namun sebagian orang menyambut gembira datangnya suhu dingin. Resor ski di Vermont telah mengumumkan pembukaan resor itu lebih awal untuk musim dingin ini.

Suhu yang lebih baik akan datang sebelum Thanksgiving, ketika jutaan warga Amerika akan melakukan perjalanan liburan. [em/pp]

XS
SM
MD
LG