Sejumlah pelayat berkumpul di Jacksonville hari Minggu (27/8) untuk menghadiri sebuah acara di dekat lokasi di mana seorang laki-laki kulit putih yang mengenakan topeng, menembak mati tiga warga kulit hitam dengan menggunakan senjata berlambang swastika hari Sabtu (26/8).
Sheriff Jacksonville, T.K. Waters, menggambarkan insiden itu sebagai serangan bermotif rasial.
Angie Nixon, anggota parlemen dari negara bagian Florida, yang menghadiri aksi tersebut mengatakan orang-orang akan mencoba "mensterilkan apa yang terjadi dan menyalahkan masalah kesehatan mental, tetapi rasisme bukanlah masalah kesehatan mental."
Walikota Jacksonville Donna Deegan, yang juga menghadiri aksi itu, mengungkapkan kemarahannya terhadap situasi politik terkait penembakan pada hari Sabtu itu dengan mengatakan, "Tiga orang yang kehilangan nyawa mereka, ini bukan permainan. Ini kenyataan yang sedang kita hadapi."
Beberapa pendeta membacakan doa untuk keluarga korban dan masyarakat luas.
Penembakan terjadi tepat sebelum pukul dua siang, kurang satu mil dari Universitas Edward Waters, sebuah universitas kecil yang memiliki sejarah dengan warga kulit hitam.
Selain membawa senjata api yang dicat dengan simbol rezim Nazi Jerman pada tahun 1930an dan 1940an, pelaku penembakan itu mengeluarkan sejumlah pernyataan rasis sebelum memulai aksinya. Ia kemudian bunuh diri di tempat kejadian.
Penembak telah diidentifikasi sebagai Ryan Palmeter, 21 tahun, yang tinggal di negara bagian Clay County bersama orang tuanya.
Waters hari Minggu memberikan penjelasan lebih rinci tentang insiden itu, bagaimana Palmeter menembak salah seorang korban yang sedang duduk di dalam mobilnya, mengejar korban lain di dalam toko dan menembak korban ketiga saat ia masuk ke dalam toko.
Palmeter diketahui membeli senjatanya dalam beberapa bulan terakhir ini secara legal, meskipun ia pernah menjalani pemeriksaan kesehatan mental pada tahun 2017.
Waters mengidentifikasi korban serangan penembakan rasis di Dollar General itu sebagai Angela Michelle Carr, 52 tahun, yang ditembak di dalam mobilnya di luar; karyawan toko A.J. Laguerre, 19 tahun, yang ditembak ketika dia mencoba melarikan diri; dan pelanggan Gerrald Gallion, 29 tahun, yang ditembak ketika dia masuk. [em/jm]
Forum