Tautan-tautan Akses

AS

Seruan agar Jaksa Agung AS Mundur, Makin Meningkat


Jaksa Agung William Barr di gedung Capitol, Washington, D.C., 4 Februari 2020. (Foto: dok).

Lebih dari 1.100 mantan jaksa AS dan pejabat Departemen Kehakiman AS , Minggu, menyerukan pengunduran diri Jaksa Agung William Barr setelah ia menyatakan akan memperpendek hukuman yang dijatuhkan kepada Roger Stone, seorang kepercayaan Presiden Donald Trump.

Roger Stone(Foto: dok).
Roger Stone(Foto: dok).

Empat jaksa karir federal, pekan lalu, merekomendasikan agar Stone dijatuhi hukuman hingga sembilan tahun penjara setelah November lalu dinyatakan bersalah atas tujuh dakwaan, termasuk berbohong pada Kongres dan mengintimidasi saksi, terkait penyelidikan pemilu 2016 yang dimenangkan Trump.

Namun Barr dan sejumlah pejabat Departemen Kehakiman menyatakan terkejut dengan lamanya hukuman yang disarankan itu, dan Trump menyebutnya pengadilan yang keliru. Barr kemudian turun tangan dan Departemen Kehakiman mengatakan, rekomendasi itu dinilai berlebihan dan tidak bisa dibenarkan.

Keempat jaksa itu mundur dari kasus tersebut, sementara satu di antara mereka mengundurkan diri sepenuhnya dari Departemen Kehakiman, Setelah Barr turun tangan, Trump memujinya di Twiiter dan memberinya ucapan selamat karena mengambil alih kasus yang sepenuhnya tidak terkontrol.

Para mantan jaksa penuntut dan pejabat Departemen Kehakiman itu mengatakan, dalam surat terbuka, mereka mengecam keras campur tangan Trump dan Barr dalam proses pengadilan tersebut. [ab/uh]

XS
SM
MD
LG