Tautan-tautan Akses

Serentetan Serangan Guncang Thailand Selatan Pasca Penandatanganan Konstitusi Baru


Peta wilayah Thailand.

Ledakan bom termasuk di antara 23 serangan terkoordinasi Jumat pagi yang mengguncang Thailand selatan yang mayoritas penduduknya Muslim, kata seorang petugas keamanan, hanya beberapa jam setelah Raja Maha Vajiralongkorn menandatangani konstitusi baru sebagai langkah untuk mengakhiri kekuasaan militer.

Polisi melaporkan tidak ada korban di wilayah yang menjadi lokasi meningkatnya pemberontakan separatis Muslim selama puluhan tahun ini. Kelompok separatis tersebut sangat menentang konstitusi baru itu pada referendum tahun lalu.

"Insiden itu bertujuan untuk menciptakan gangguan," kata Pramote Prom-in, juru bicara pasukan keamanan regional, kepada Reuters. "Mereka ingin menghancurkan kredibilitas pemerintah dan menciptakan ketakutan."

Belum ada yang mengaku bertanggung jawab dan pasukan keamanan mengatakan mereka belum bisa mengidentifikasi kelompok pemberontak mana yang harus disalahkan.

Pada hari Kamis (6/4), raja Thailand menandatangani konstitusi yang didukung militer, satu langkah penting menuju pemilu yang menurut junta yang berkuasa akan memulihkan demokrasi setelah kudeta sukses ke-12 dalam 80 tahun.

Konstitusi baru itu adalah yang ke-20 bagi negara Asia Tenggara tersebut sejak monarki absolut berakhir pada tahun 1932, dan para pengecam mengatakan konstitusi itu masih akan memberi para jenderal suara yang kuat atas politik Thailand. [as]

XS
SM
MD
LG