Yevgeniy Lavrichenko suka bepergian saat cuaca dingin dengan kendaraan yang ia ciptakan sendiri. Insinyur desain dari Tomsk ini membuat velomobile - kendaraan yang digerakkan oleh pedal di atas roda dengan cara yang sama seperti sepeda biasa tetapi dengan sedikit modifikasi.
Ia telah mengendarai kendaraan ini selama empat tahun. Sepeda itu dapat melaju dengan kecepatan hingga 40 kilometer per jam, atau 50 kilometer per jam bila menuruni bukit.
“Saya sudah lama menggemari sepeda dan di internet saya lihat ada velomobile seperti itu. Sepeda-sepeda itu berpedal. Namun, untuk kondisi di sini, pedal saja tidak cukup sehingga kami harus memasang motor penggerak listrik,” jelasnya.
Motor listrik itu membantu sepeda Lavrichenko melaju saat berhadapan dengan hujan salju yang lebat. Asal tahu saja, pria itu hampir setiap hari pergi ke kantor yang jaraknya sekitar 12 kilometer dari rumahnya, dengan sepeda itu.
Danil, putranya, sempat bingung mengategorikan kendaraan itu. Tadinya ia sempat menyebutnya sebagai quadracycle atau unicycle, tapi akhirnya sepakat dengan ayahnya untuk menamakannya bicycle alias sepeda.
Bagaimana tidak, rodanya ada tiga. Bentuknya mirip bemo, hanya saja posisi rodanya berbeda. Sementara bemo memiliki satu roda di depan dan dua roda di belakang, velomobile Lavrichenko sebaliknya.
Kendaraan yang bagian depannya diberi lambang roket dan inisial penemunya ini juga dilengkapi struktur mirip kabin yang sangat sederhana, yang terbuat dari plastik dan karton.
Penggemar olahraga dan teknik ini mengatakan mengendarai sepeda khususnya itu adalah cara yang sehat untuk memulai harinya.
"Tulang belakang terlatih dengan sangat baik berkat sepeda ini. Saya sekarang tidak lagi mengalami masalah punggung. Kaki juga terlatih dengan baik. Ini semacam olahraga kardio,” jelas Lavrichenko.
Karena Lavrichenko sering mengendarainya di jalan umum, ada kebutuhan untuk memasang perangkat yang sering ditemukan pada mobil, termasuk lampu sein, lampu samping, lampu depan, wiper dan kaca spion.
Sepeda Lavrichenko tidak dilengkapi pemanas ruangan, namun pria itu mengklaim kendaraan cukup nyaman bahkan ketika melaju pada suhu di bawah titik beku.
Ini bukan kendaraan pertama yang diproduksi insinyur tersebut. Yang pertama memiliki satu roda di depan dan dua di belakang; yang kedua memiliki roda empat; dan yang ketiga, yang terkini, memiliki dua roda di depan dan satu di belakang.
Lavrichenko sudah berencana untuk membuat versi keempatnya. Versi mendatang, menurutnya akan beroda empat dan dilengkapi mesin listrik untuk memudahkannya bergerak melalui jalan yang dipenuhi salju.
Polisi lalu lintas terkadang menghentikan Lavrichenko, tetapi umumnya karena mereka tertarik pada kendaraan yang tidak biasa itu daripada menyuruhnya menghindari jalan raya. [ab/lt]